Jemaat GPdI Pusat Langowan Bersyukur HUT 88

Jemaat GPdI pusat Langowan bersyukur lantaran boleh merayakan hari ulang tahun ke 88, Minggu (19/3).

Jemaat GPdI Pusat Langowan Bersyukur HUT 88
ALPEN MARTINUS

  

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Jemaat GPdI pusat Langowan bersyukur lantaran boleh merayakan hari ulang tahun ke 88, Minggu (19/3).

Ibadah syukur pun digelar, nampak hadir  Bupati Minahasa Janjte Sajow dan beberapa kepala SKPD Minahasa, Anggota DPRD Minahasa asal Langowan Denny Kalangi , Novita Rewah, Camat Langowan Timur Siska Maseo, Camat Langowan Selatan Dolvi Tumangkeng, sejumlah hukum tua, dan gembala sidang GPdI di wilayah Langowan Raya.

Ibadah syukur tersebut dipimpin oleh Pendeta Matios Sumaa Wakil Ketua Majelis Daerah  (MD) Sulawesi Utara dan mengambil kitab Matius 16:10-20 dan Roma 12:11  sebagai bahan khotbah.

Dalam khotbah ia menyampaikan agar Injil harus hidup dalam kehidupan orang percaya, supaya bisa menghasilkan sesuatu berkat untuk memberkati orang lain.

"Karena setiap orang percaya memiliki kuasa untuk dapat bersaksi," jelas dia. Ia juga mengajak jemaat Tuhan tetap berpegang pada tuntunan kuasa Roh Kudus yang berperan penting dalam kehidupan setiap orang percaya.

Prosesi pemasangan lilin dalam rangka peringatan HUT yang ke-88 pun dilakukan, dipimpin oleh sembala sidang Pendeta Renny Rawis didampingi seluruh pelayan Tuhan yang naik keatas mimbar.

Mereka juga meniup lilin bersama samb bergandengan tangan. Beberapa persembahan lagu pujian juga dinyanyikan

Bupati Minahasa dalam sambutannya mengatakan agar jemaat terus melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh para Pioneer sejak zaman dulu ketika masuk di tanah Minahasa.

“Jemaat yang ada termasuk jemaat GPdI Pusat dengan pelayan yang ada harus bisa menjadi teladan dalam karya mereka, mari jemaat GPdI Pusat Langowan teruslah kobarkan api Pantekosta Serta menjaga keutuhan Jemaat," jelas dia.

Sementara itu, pendeta Markus Tumbelaka ketua Penginjilan Daerah Sulawesi Utara, ymemberikan apresiasi yang besar terhadap jemaat Tuhan khususnya jemaat Langowan.

Ketua Panitia Steny Tengker mengatakan kegiatan tersebut sudah menjadi kebutuhan jemaat, sehinga setiap tahun diselenggarakan, namun dirinya berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi rutinitas jemaat, namun dapat membawa kesegaran iman.

“Kualitas iman jemaat zaman sekarang sedang dalam ancaman globalisasi, sehingga iman perlu dipertajam atau diasah agar setebal apapun dinding cobaan yang diizinkan Tuhan dapat ditembus," ujarnya. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help