TribunManado/

Kekerasan Pada Anak di Minahasa Selatan Capai 50-an Kasus

Adapun kategori kekerasan pada anak terbagi dalam klasifikasi kekerasan fisik seperti pemukulan, aniaya, membunuh, kekerasan psikis.

Kekerasan Pada Anak di Minahasa Selatan Capai 50-an Kasus
Shutterstock
Ilustrasi. 

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Penyimpangan seks pada anak-anak atau yang dikenal dengan Pedofilia makin marak.

Bahkan berdasarkan isu yang beredar, kini sudah ada jaringan Pedofilia online asal Jakarta bahkan menyasar korban di Sulawesi Utara (Sulut) .

Kasat Reskrim Polres Minsel, IPTU, Mochamad Nandar mengatakan saat ini belum ada laporan yang masuk terkait jaringan pedofilia online.

"Belum ada instruksi dari Polda atau laporan warga disini. Namun untuk daerah Minsel kasus kekerasan pada anak cukup banyak. Periode 2015-2017 mencapai 50-an kasus," ungkapnya.

Adapun kategori kekerasan pada anak terbagi dalam klasifikasi kekerasan fisik seperti pemukulan, aniaya, membunuh, kekerasan psikis seperti pengancaman, dan kekerasan seksual seperti pencabulan, menyetubuhi anak dibawah umur.

Lanjut Nandar, dari klasifikasi tersebut kekerasan seksual yang mengacu pada perilaku pedofilia yaitu pencabulan, dan menyetubuhi anak dibawah umur lebih banyak yakni berjumlah 35 kasus, sedangkan sisanya berupa penganiayaan dengan jumlah 15 kasus, membawa lari anak berjumlah 4 kasus, sedangkan yang paling sedikit pembunuhan 1 kasus, pemukulan 1 kasus, dan pengancaman 1 kasus.

"Rata-rata semua kasus sementara dalam proses. Untuk kasus menyetubuhi anak kandung misalnya sudah sampai tahap II," kuncinya. (Tiw)

Penulis: Fionalois Watania
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help