Tiga Zero untuk Tangkal HIV/AIDS
HIV/AIDS telah menjadi salah satu wabah penyakit paling mematikan dalam sejarah umat manusia.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - HIV/AIDS telah menjadi salah satu wabah penyakit paling mematikan dalam sejarah umat manusia.
Karena dampak penyakit ini juga tidak hanya di sisi kesehatan namun juga mempunyai implikasi sosial, ekonomi, etnis, agama dan hukum, bahkan cepat atau lambat akan menyentuh hampir semua aspek kehidupan manusia.
Hal ini sebagaimana pembahasan dalam rapat koordinasi Pemantapan program penanggulangan HIV/AIDS dan Narkoba Kamis (16/3). dr Kartika Devi Tanos yang mewakili sekretarid Provinsi Sulut Edwin Silangan diwawancarai Jumat kemarin mengatakan HIV/AIDS harus ditangkal oleh semua elemen masyarakat.
"Peredaran dan penyalahgunan Narkoba di Sulut amano peningkatan. Beberapa daerah di Sulut memiliki kategori mengkuatirkan bahkan Sulut menduduki peringkat lima pengguna di Indonesi," kata Kartika.
Untuk itulah pemerintah Provinsi Sulut melalui Biro Kesejahtraan Rakyat telah menyiapkan strategi dan rencana dalam penanggulangan HIV/AIDS.
"Kami akan melakukan percepatan pencapaian 3 zero yaitu zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi melalui pencegahan penularan HIV, meningkatkan segera akses pengobatan HIV, meningkatkan retensi pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup ODHA, mitigasi dampak sosial ekonomi epidemi HIV pada individu, keluarga dan masyarakat untuk menjaga produktifitas dan sumber daya manusia Indonesia," jelasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Sulut Brigjen Pol Drs Carles H Ngili, bahwa harus lebih ditambah lagi kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terlebih kabupaten kota tentang bahaya dari Narkoba dan obat-obat terlarang yang berdampak negatif bagi perkembangan generasi muda.