TribunManado/

Boltim Ketambahan Lima Kasus DBD dalam Sehari

Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus melakukan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang telah menelan satu korban jiwa.

Boltim Ketambahan Lima Kasus DBD dalam Sehari
NET
Waspada demam berdarah. 

TRIBUNNAMADO.CO.ID, TUTUYAN-Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus melakukan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang telah menelan satu korban jiwa.

Kepala seksi pencegahan penanggulangan penyakit dan surveilans, Dinkes Boltim, Aviv Sangki mengatakan, pihaknya telah melakukan pengasapan, pasca meninggalnya Defatra Mengko (6) warga Modayag.

Tim dinas kesehatan provinsi pun ikut memeriksa lokasi pasien DBD yang meninggal dunia tersebut.

"Kami melakukan pengasapan hingga dua ratus meter dari fokus kejadian. Ada enam alat yang duturunkan melakukan pengasapan," jelasnya, pada Kamis (16/3).

Katanya, Boltim ketambahan pasien terserang virus nyamuk aedes aegepty tersebut. Dalam sehari terjadi peningkatan dari 7 kasus menjadi 13 kasus DBD.

"Kemarin (Rabu) baru tujuh kasus, sekarang 13 kasus. Empat kasus di modayag, satu kasus di Tombolikat selatan dan satu kasus di Bulawan," terangnya.

Dia mengungkapkan empat kasus terjadi di sekitar rumah korban DBD yang meninggal dunia tersebut.

"Tiga orang merupakan tetangga dan satu orang kakek korban. Mereka sudah dirawat di rumah sakit dan puskemas," bebernya.

Pihaknya pun akan melakukan pengasapan di Tombolikat dan Bulawan pada Jumat hari ini.

"Selain pengasapan dilakukan pemeriksaan kesehatan, sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk dan abatesasi," ungkapnya.

Katanya diperlukan gerakan masyarakat hidup sehat dengan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). "PSN sebagai langkah yang paling efektif untuk pencegahan demam berdarah," ucapnya.

Kepala dinas kesehatan Boltim, Eko Marsidi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang bisa menyerang siapapun tersebut.

"Penting untuk melakukan gerakan 3M plus. Masyarakat segera membawa keluarganya yang sakit ke puskemas. Jangan sampai terlambat, pelayanan kesehatan gratis," imbaunya. (Ald)

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help