Investor Jepang Ajarikan Petani Berbisnis Cempaka

Kabupaten Minahasa dipilih perusahaan asal Jepang, International Tropikal Timber Organisation (ITTO).

Investor Jepang Ajarikan Petani Berbisnis Cempaka
FERDINAND RANTI
tanam pohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kabupaten Minahasa dipilih perusahaan asal Jepang, International Tropikal Timber Organisation (ITTO) untuk mengembangkan kayu Cempaka.

Menurut Dr MA Hwan Ok, Manager ITTO di Yokohama Japan, Minahasa dipilih sebagai lokasi konservasi lantaran tanahnya cocok untuk menanam pohon Cempaka. Ekosistem di Minahasa memang bagus untuk pertumbuhan Cempaka.

Mereka datang ke Pemkab Minahasa, Rabu (15/3), untuk membicarakan soal kerja sama. "ITTO bekerja sama dengan Kementerian Kehutananan untuk melakukan konservasi Cempaka dan pemanfaatannya," ujar dia.
Sebab menurutnya, Minahasa merupakan 'habitat' pohon Cempaka. "Pemkab Minahasa bisa membantu soal aturannya," kata dia.

Sebab, menurutnya, yang dilakukan oleh ITTO adalah penelitian, penyuluhan, untuk menjaga kelestarian pohon Cempaka di Minahasa.

Konservasi sudah dimulai di lahan 10 hektare di Desa Koka, Kecamatan Tombulu. "Kita sudah mulai lakukan," jelas dia.

Sementara itu, Kristian Mairi, Coordinator Project, mengatakan, mereka datang untuk melakukan penelitian, penyuluhan, dan dalam prosesnya nanti masyarakat akan dilibatkan sehingga nanti masyarakat mengetahui cara memelihara hingga melakukan bisnis Cempaka.

"Di Koka ada 10 hektare, kita lakukan pemeriksaan, penyuluhan, dan promosi, termasuk cara penjualan kayu Cempaka tersebut, supaya masyarakat bisa tahu," ujar dia.

Ia juga mengatakan, pemerintah juga akan berfungsi untuk pemberi kebijakan, terutama terkait masalah pengelolaan kayu. "Jelas nanti akan kebijakannya semisal Perda oleh pemerintah daerah," ujar dia.
Ia menjelaskan, kayu hasil penelitian nantinya tidak akan kemana-mana melainkan dikembalikan ke masyarakat juga.

Jeffry Korengkeng, Sekda Minahasa menyambut baik kedatangan rombongan dari ITTO Yokohama yang melakukan konservasi Cempaka.

"Sangat baik mereka lakukan konservasi, siapa tahu mereka bisa menciptakan bibit unggul Cempaka, kan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. *

STORY HIGHLIGHTS
* Minahasa dipilih sebagai lokasi konservasi lantaran tanahnya cocok untuk menanam pohon Cempaka
* Konservasi sudah dimulai di lahan 10 hektare di Desa Koka, Kecamatan Tombulu
* Melakukan penelitian, penyuluhan, dan dalam prosesnya nanti masyarakat akan dilibatkan sehingga nanti masyarakat mengetahui cara memelihara hingga melakukan bisnis Cempaka

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help