TribunManado/

Tersangka Pembunuhan Tateli Mengaku Sudah Sebulan Memadu Kasih dengan Korban

Bahkan ketika menghadiri jumpa pers, Senin (13/3) di Mako Polda Sulut siang tadi, ia harus diangkat oleh empat orang polisi karena tak bisa berjalan.

Tersangka Pembunuhan Tateli Mengaku Sudah Sebulan Memadu Kasih dengan Korban
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
FS, tersangka pembunuhan dan penganiayaan di desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak tiga timah panas harus bersarang di kaki FS, tersangka pembunuhan dan penganiayaan di desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Kamis pekan lalu.

Bahkan ketika menghadiri jumpa pers, Senin (13/3) di Mako Polda Sulut siang tadi, ia harus diangkat oleh empat orang polisi karena tak bisa berjalan.

Ketika jumpa pers bakal segera dimulai FS yang saat ini berusia 36 tahun itu sempat pusing dan tidak bisa berdiri.

"Kase Mati Jo pa dia Komandan (Bunuh Saja dia Pak Polisi)," ujar beberapa orang hadir dalam jumpa pers tersebut.

FS ketika diwawancarai mengaku bahwa sudah memadu kasih dengan korban selama sebulan lamanya.

"Sebulan lalu, saat saya kerja mengecat dinding di salah satu tempat kos, korban datang menanyakan harga jika ingin rumahnya dicat," jelas FS.

Menurut dia, dari situlah mereka berdua bertukaran nomor handphone (HP). Korban sering menelpon dan mengundang untuk datang ke rumah.

Kepada FS korban juga mengatakan bahwa suaminya sudah pisah ranjang, dan saat ini sudah kerja di hotel yang ada di Amurang Minahasa Selatan.

"Sudah beberapa kali saya ke rumah korban. Tapi ketika saya datang kedua anaknya sedang tidak berada di Rumah," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help