TribunManado/

Harga Jagung di Boltim Terlalu Rendah

Petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengeluhkan menurunnya harga jagung.

Harga Jagung di Boltim Terlalu Rendah
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK

  

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengeluhkan menurunnya harga jagung.

Alam Potabuga (40) Warga Tutuyan Dua mengungkapkan harga jagung terendah sepanjang empat tahun terakhir.

"Harga jagung saat ini sudah paling rendah, hanya Rp 2.400 per kilogram," katanya ditemui di perkebunan HGU Ranomuut, pada Senin (13/3)

Dia hanya mempekerjakan seorang pekerja untuk memanen 1,5 hektare kebun jagungnya tersebut. "Harganya terlalu rendah, jadi tak menyewa banyak pekerja," kata suami tercinta Siska Modeong ini.

Dia berharap harga jagung stabil Rp 3.000 per kilogram agar petani tak merugi. Ia nyaris tak memanen jagungnya. "Saya hanya pikir untuk mengembalikan modal usaha," jelasnya.

Hasil panen sebelumnya, ia meraup untung mencapai Rp 22 juta. Penghasilan tersebut setelah dipotong biaya tanam hingga panen Rp 14 juta.

"Panen sebelumnya hasilnya 12 ton, harganya masih Rp 3.000 per kilogram. Pembelinya dari Minahasa," bebernya.

Menanam jagung tak sulit, namun biayanya pun tak sedikit. Ia harus menunggu lima bulan agar jagung kering siap dipanen. "Untuk menanam butuh 10 orang selama dua hari. Dua minggu kemudian dipupuk dan semprot pembasmi rumput. Untuk itu biayanya sekitar Rp 3 jutaan," bebernya.

Dia menambahkan jagung kembali diberi pupuk pada usia 40 hari. Ia menghabiskan dana sekitar Rp 2 juta.

"Ketika buah mulai keluar, dilakukan penyemprotan rumput liar butuh Rp 900 ribu. Itu belum termasuk biaya panen dan merontok jagung," ucapnya.

Usahan yang ditekuninya selama delapan tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Ia membeli lahan perkebunan cengkeh, membangun rumah dan menyekolahkan anaknya. "Tahun lalu harga jagung sampai Rp 6.000. Namun banyak tak berhasil panen karena musim kemarau panjang," jelasnya.

Dia berharap pemerintah mampu menstabilkan harga jagung. Sebab usai panen, ia akan menanami kebunnya lagi. "Kalau harga stabil, kami tak perlu khawatir rugi," ucapnya.

Diketahui, kabupaten Boltim panen jagung sebesar 21.201 ton dan luas tanam 6.912 hektar pada 2016. (Ald)

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help