Berjam-jam Listrik di Manado Padam, Warga Bawa Balita 'Ngungsi' ke Mal, Apa Kata PLN?

Padamnya listrik membuat repot para ibu, terlebih mereka yang mempunyai balita. Sebab, balita rewel karena selain gelap, di dalam rumah juga panas.

Berjam-jam Listrik di Manado Padam, Warga Bawa Balita 'Ngungsi' ke Mal, Apa Kata PLN?
IST
Ilustrasi pemadaman listrik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Deru mesin genset membelah ramainya lalu-lintas di kawasan Tikala, Kota Manado, Minggu (12/3) petang.

Warung-warung makan, mini market, dan sejumlah tempat usaha lainnya terpaksa menggunakan genset karena listrik padam sejak pukul 14.00 Wita.

"Sejak siang listrik padam. Nggak tahu ini sampai sekarang (pukul 19.00 Wita) belum menyala," kata David, seorang karyawan sebuah usaha di kawasan Tikala.

Padamnya listrik membuat repot para ibu, terlebih mereka yang mempunyai balita. Sebab, balita rewel karena selain gelap, di dalam rumah juga terasa panas.

Seorang ibu yang tinggal di daerah Politeknik, Manado, Litha (25), terpaksa membawa anaknya yang baru berusia satu tahun, 'ngungsi' ke mal yakni Lippo Plaza yang tak jauh dari rumahnya.

Sejak pukul 14.00 listrik padam. Saat itu hujan mengguyur. Perkiraannya, listrik kembali menyala setelah hujan berhenti. Namun perkiraan itu tak terwujud.

Jelang petang ibu rumah tangga itu menyalakan dua lilin untuk kamar mandi dan ruang tamu. Ia akhirnya memutuskan pergi ke mal karena sulit beraktivitas dengan penerangan yang terbatas.

Menurut dia, di mal ia bisa memberi makan anaknya dalam suasana yang terang. Harapnya listrik sudah menyala begitu ia pulang.

Kata dia, tak sedikit warga yang datang ke mal. Bahkan ada kenalannya yang datang ke mal dengan motivasi sama seperti dirinya.

Selama berada mal, Litha mencari informasi apakah listrik sudah menyala atau masih padam melalui media sosial. Pukul 21.10 Wita ia pulang dan mendapati suasana masih gelap.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help