Travel

Sejuta Pesona Pulau Dewata, Bagi Saya Cukup 'Mengejar Matahari Bali'

Tradisi, seni, kuliner, gadis-gadisnya, serta kecantikan alamnya adalah sihir yang membuat banyak orang ingin kembali.

Sejuta Pesona Pulau Dewata, Bagi Saya Cukup 'Mengejar Matahari Bali'
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Wisatawan menenteng papan selancar sambil menikmati senja menawan di Pantai Kuta Bali. (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, DENPASAR - Bali adalah imajinasi surga bagi manusia di bumi.

Tradisi, seni, kuliner, gadis-gadisnya, serta kecantikan alamnya adalah sihir yang membuat banyak orang ingin kembali.

Namun, saya memilih pesona yang lain, mengejar matahari di Bali.

Kota Denpasar begitu penuh dan sesak oleh para pemburu eksotika Bali.

Pada titik-titik tertentu, Denpasar seperti bukan Bali. Lebih mirip Surabaya atau Jakarta: macet, sumpek, dan kadang mengesalkan.

Belum lagi suhu udaranya yang membakar hati dan kepala.

Saat seperti itu, Jumat (17/2/2017), pilihan paling bijak berteduh di penginapan sembari mencicil pekerjaan.

Saya memilih penginapan di Jalan Kepundung dengan pertimbangan esoknya tidak terlalu jauh ke rumah narasumber.

Rupanya dinding kaca kamar menghadap langsung ke arah matahari sehingga seperti dijemur di dalam kamar.

Walau kelambu ditutup, penyejuk udara diatur pada suhu terendah, ternyata tidak berpengaruh banyak.

Halaman
1234
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help