TribunManado/

Bupati Sumendap Sibuk Terima Telepon saat Rapat

Rabu (7/3) malam, saat rapat paripurna di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Tenggara.

Bupati Sumendap Sibuk Terima Telepon saat Rapat
net
Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Rabu (7/3) malam, saat rapat paripurna di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Tenggara, Bupati James Sumendap sibuk.
Ia bolak-balik keluar masuk ruang. Sesekali ia terlihat menerima telepon. Beberapa peserta rapat penasaran, apa yang dilakukan Bupati.

Rasa penasaran itu pun terjawab saat Sumendap naik ke podium membawakan sambutan. Rupanya ia sibuk mengurus warga di rantau.
Bupati mengaku mendapat laporan masyarakat bahwa ada tenaga kerja asal Mitra diperlakukan tidak layak oleh satu perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

"Saya tadi dapat laporan bahwa rakyat saya diperlakukan tidak adil. Mereka datang dan melaporkan keluarganya yang bekerja di satu perusahaan kelapa sawit diperlakukan tidak layak," ujarnya.
Menurutnya, 18 orang yang bekerja di tempat tersebut tak mendapat penghasilan sesuai perjanjian. Bahkan mendapat tekanan dan ancaman dari pihak perusahaan.

"Sejak awal dijanjikan dapat gaji Rp 4,5 juta, namun nyatanya sudah lama bekerja hanya dibayar Rp 400 per bulan," ujar Sumendap.
Mendengar kabar itu, ia langsung mengambil sikap. Sumendap melakukan komunikasi dengan Gubernur Kalteng dan Bupati Pulang Pisau serta pihak kepolisian.

"Tapi tadi saya sudah ditelepon oleh Ibu Wakil Bupati Pulang Pisau. Menurutnya, pihak perusahaan membantah akan hal tersebut," jelasnya.
Secara tegas ia pun menyatakan akan memperjuangkan hak rakyatnya. "Saya akan selamatkan rakyat saya, apalagi jika hak mereka dirampas," bebernya. (val)

Penulis: Valdy Suak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help