TribunManado/

Tim Operasi Simpatik Sambangi SMP di Tomohon, Ada Apa?

Tim Operasi Simpatik Satuan Lalu Lintas Polres Tomohon sementara waktu meninggalkan sistem hunting atau berburu pelanggar lalu lintas di jalan raya.

Tim Operasi Simpatik Sambangi SMP di Tomohon, Ada Apa?
TRIBUNMANADO/WARSTEF ABISADA
Puluhan anggota Sat Lantas Polres Tomohon mengikuti apel. foto ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Tim Operasi Simpatik Satuan Lalu Lintas Polres Tomohon sementara waktu meninggalkan sistem hunting atau berburu pelanggar lalu lintas di jalan raya.

Dua hari belakangan ini, tim menyasar Sekolah-sekolah di Tomohon. Namun, operasi kali ini bukan untuk menilang para pelanggar lalu lintas melainkan memberikan penyuluhan operasi simpatik untuk siswa-siswa, Selasa (7/3/2017).

Dua sekolah yang dipilih yakni SMP Negeri I Tomohon dan SMP Gonzaga Tomohon.

Sam Dotulung Kasat Lantas Polres Tomohon mengungkapkan, operasi simpatik sudah berlangsung sejak 1 Maret dan akan berakhir 21 Maret mendatang.

Operasi Simpatik masih 14 hari lagi di gelar serentak di Indonesia termasuk di Kota Tomohon

"Ada yang berbeda pada pelaksanaan kali ini dengan pelaksanaan tahun lalu, operasi simpatik dengan cara penyuluhan ke sejumlah sekolah," ujar Dotulong

Tujuan utama operasi Simpatik Lokon 2017 untuk menertibkan masyarakat dalam berlalu - lintas serta meminimalisir terjadinya Kecelakaan di wilayah hukum Polres Tomohon.

AKP Dotulong mengatakan keselamatan adalah kebutuhan manusia yang tidak bisa ditolak.

Usia Pelajar cukup rawan mengalami lakalantas, sebab itu sebisa mungkin Sat Lantas ingin agar meminimalisir potensi kecelakaan di jalan. Satu cara dengan penyuluhan di sekolah.

"Jangan balap-balapan dan jangan ngebut-ngebut di jalan," kata dia.

Selain itu, Sat Lantas punya harapan agar para siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas minimal di dalam keluarga.

"Adik-adik siswa nanti bisa meningatkan orang tua dan kakak di rumah, apabila mengendarai kendaraan harus menggunakan alat pengamanan diri yaitu helm, lengkapi administrasi seperti SIM dan STNK," sebut dia.

"Semua punya harapan anggota keluarga dalam keadaan baik-baik saja saat atau setelah berkendara," ungkap Dotulong.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help