TribunManado/

Mahasiswa Unima Demo Lagi Tuntut Masalah Ipal Segera Dituntaskan

Puluhan Mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) kembali sambangi kantor pusat, Senin (6/2).

Mahasiswa Unima Demo Lagi Tuntut Masalah Ipal Segera Dituntaskan
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Puluhan Mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) kembali sambangi kantor pusat, Senin (6/2). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Puluhan Mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) kembali sambangi kantor pusat, Senin (6/2).

Mereka datang dengan membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan sejumlah tuntutan, serta mereka melakukan orasi, sempat bersitegang dengan sejumlah petugas pengamanan kampus, namun aksi tersebut terus berlanjut.

Orator secara bergantian menyuarakan aspirasi mereka dengan menggunakan toa, sehingga sempat menyita perhatian dari beberapa warga kampus.

Beberapa poin yang menjadi tuntutan mereka di antaranya agar masalah dugaan ijazah palsu Rektor Unima segera dituntaskan.

Selain itu menurut mereka juga meminta agar dilakukan pengusutan terhadap PLH Rektor Unima Prof Jamal Wiwoho yang telah menandatangani ijazah yang menurut mereka tidak bisa dilakukan karena statusnya sebagai pelaksana harian.

Lagi menurut mereka, keputusan Kemenristek Dikti dianggap telah melecehkan keputusan Menristek Dikti yang telah mencabut gelar profesor dan memecat dua guru besar dan kemudian mengembalikan lagi.

Mereka juga menyoroti soal permasalahan dua konsentrasi Geotermal dan Farmasi yang tidak bisa diproses izinnya."Sementara untuk IKM bisa," jelas Septian saat berorasi.

Para pendemo juga mengkritisi kerja tim Saber Pungli Unima yang dinilai tumpul, sebab masih banyak pungutan yang dilakukan oleh dosen di tiap jurusan.

Masalah PDPT dan SIA Unima juga menjadi sasaran kritik mahasiswa tersebut, sebab hingga saat ini masih banyak mahasiswa yang bingung dengan dua program tersebut, termasuk operatornya yang dianggap tidak profesional.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help