TribunManado/

Tidak Perlu Tampan untuk Curi Hati Sang Wanita Idaman

Krisis percaya diri tidak hanya dirasakan oleh wanita, tetapi juga para pria.

Tidak Perlu Tampan untuk Curi Hati Sang Wanita Idaman
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Krisis percaya diri tidak hanya dirasakan oleh wanita, tetapi juga para pria. Tak sedikit pria yang merasa kikuk dan tak cukup berani untuk mengekspresikan rasa cintanya pada sang wanita incaran.

Sebaiknya, pria tidak perlu merasa insecure seperti itu.

Sebuah studi telah mengonfirmasi bahwa wanita tidak mencari pria yang tampan tetapi pria yang memiliki perilaku baik dan hangat.

Studi yang dipublikasikan oleh jurnal Evolutionary Psychology di University of Worcester meneliti 202 wanita heteroseksual mengenai preferensi mereka dalam mencari pasangan.

Para wanita diminta untuk membandingkan dua foto yang memperlihatkan, pria tampan dan pria berparas standar.

Kemudian, periset memberikan sejumlah skenario yang berbeda bersamaan dengan memperlihatkan foto tersebut pada masing-masing responden yang terbagi dalam dua kelompok.

Skenario pertama pada foto pria tampan peneliti menjelaskan bahwa pria ini memberikan secangkir teh pada seorang tuna wisma. Sementara itu, pria berwajah biasa saja tidak melakukan hal serupa.

Studi mengungkapkan bahwa kebanyakan responden wanita di kelompok pertama memilih pria tampan. Namun, bukan karena penampilan fisiknya yang menawan, tetapi karena budi baiknya pada sesamanya yang kurang beruntung.

Kemudian, skenario lain diajukan pada kelompok kedua. Pria tampan tidak memberikan secangkir teh pada seorang tuna wisma, sedangkan pria berwajah biasa memberikan secangkir tehnya.

Hasil dari kelompok kedua ini adalah sebagian besar responden memilih pria berwajah biasa karena kepribadiannya yang berhati besar untuk menolong orang lain.

Studi pun menyimpulkan bahwa pria berhati baik dianggap lebih memikat ketimbang pria dengan wajah sedap dipandang.

“Perilaku baik menjadi kunci utama para wanita dalam studi ketika mencari pasangan pria,” tulis kesimpulan studi tersebut.

Editor: Rine_Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help