Program 'Bedah Rumah' Untuk Warga Kurang Mampu di Bolsel Dimulai Bulan April

"Nanti pembangunannya di Kecamatan Posigadan, Tomini, Bolaang Uki, dan Pinolosian."

Program 'Bedah Rumah' Untuk Warga Kurang Mampu di Bolsel Dimulai Bulan April
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Foto rumah masyarakat kurang mampu di pesisir pantai Kecamatan Posigadan. 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Nelly Kasiaradja, memastikan program pekerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan dimulai pada bulan ke empat.

Mengingat proyek tersebut telah dilelang pekan lalu dan sudah ada pemenang tendernya.

"Kita mulai action Bulan April 2017,"kata Nelly diruang kerjanya, Jumat (3/3).

Tahun ini Dinsos targetkan selesaikan 105 RTLH di empat kecamatan.

Setiap kecamatan dijatah sebanyak 25 unit rumah.

"Nanti pembangunannya di Kecamatan Posigadan, Tomini, Bolaang Uki, dan Pinolosian,"kata Nelly.

Kadis menjelaskan saat ini data penerima sudah rampung, semua usulan datang dari para Camat dan Sangadi (Kepala Desa).

Namun sebelum proyek ini dimulai, dinas terkait akan mensurvey para penerima bantuan. Untuk melihat apakah layak atau tidak.

Sehingga rencana pekerjaan yang akan mendukung Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODKSK) berjalan sebagaimana mestinya.

"Satu unit rumah dianggarakan Rp 50 juta, bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 sebesar Rp 5 miliar,"kata Kadis.

Selain itu kata Kadis tahun ini Dinsos Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memberikan bantuan 10 unit rumah untuk masyarakat miskin.

Semua bantuan tersebut akan melalui mekanisme Program Keluarga Harapan (PKH).

"Dalam pengajuan saya minta tambah jadi 20 unit. Ini semua bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat miskin,"kata Kadis.

Usulan tersebut dipercaya akan terpenuhi pada APBD perubahan. Mengingat Pemerintah Kabupaten Bolsel sementara berjuang keras untuk menurunkan angka kemiskinan.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help