TribunManado/

Sekali Selingkuh Selamanya Tukang Selingkuh

Ada banyak pernyataan-pernyataan umum mengenai hubungan. Dua di antaranya adalah tidak adanya pertemanan di antara pria dan wanita.

Sekali Selingkuh Selamanya Tukang Selingkuh
theattractivearts
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada banyak pernyataan-pernyataan umum mengenai hubungan. Dua di antaranya adalah tidak adanya pertemanan di antara pria dan wanita, serta sekali selingkuh selamanya tukang selingkuh.

Namun, bisakah kedua pernyataan di atas dipercaya dan dijadikan panduan dalam hubungan?

Lex de Praxis, Love & Relationship Coach di Kelas Cinta, yang ditemui Kompas.com di Jakarta, Senin (6/2/2017), menjawab.

1. Tidak ada pertemanan di antara pria dan wanita

Kalimat ini biasanya dilontarkan oleh pasangan yang melarang Anda bergaul dengan lawan jenis. Menurut Lex, kalimat ini ada benarnya.

Sebab, pria dan wanita tidak bisa bersahabat saja. Seperti pepatah Jawa “Witing tresno jalaran soko kulino”, cinta tumbuh karena terbiasa.

2. Orang yang sudah selingkuh sekali, nantinya akan selingkuh kembali

“Jawabannya benar, tetapi yang tidak selingkuh pun suatu saat pasti akan selingkuh,” ujar Lex.

Hal ini sebenarnya telah menjadi fakta hubungan dalam Kelas Cinta.

Diungkapkan dalam wawancara usai kelas mengelola hubungan, Twogether Forever, dan peluncuran buku The Lovable Lady Formula yang diadakan di Hotel Grand Tjokro, Jakarta, Sabtu (11/2/2017), ketiga pendiri Kelas Cinta menjelaskan alasannya.

Kei Savourie menjelaskan, bukan maksudnya semua orang pasti akan selingkuh, tetapi semua orang punya potensi untuk selingkuh, walaupun orangnya tidak merasa demikian.

Lex lalu bercerita bahwa banyak klien konselingnya yang terkaget-kaget mendapati dirinya berselingkuh. Mereka tidak percaya bisa melakukan hal seperti itu dan mengira dirinya sebagai orang yang setia.

“Kalau ada yang bilangnya ‘Saya tipe orang yang setia dan tidak mungkin selingkuh’, maka dia hanya sekadar belum tahu akan tergoda oleh orang seperti apa atau belum punya pengalaman tersebut,” katanya.

Editor: Rine_Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help