TribunManado/

Media Singapura Tulis Heboh Foto 'Bom Sepatu' di Ponsel Seorang WNI, Netizen: Bikin Malu!

Berita dari media Singapura yang beredar di akun Facebook Backpacker International ditanggapi marah dan kecewa para traveler Indonesia.

Media Singapura Tulis Heboh Foto 'Bom Sepatu' di Ponsel Seorang WNI, Netizen: Bikin Malu!
www.straitstimes.com
Foto mirip 'Bom Sepatu' yang disimpan dalam ponsel seorang WNI yang dideportasi pihak Imigrasi Singapura 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Netizen, terutama para traveler asal Indonesia menyayangkan  pemberitaan tentang dideportasinya delapan WNI oleh pihak imigrasi Singapura, gara-gara seorang di antaranya menyimpan foto mirip 'Bom Sepatu' di ponselnya.

Berita yang dimuat media Singapura www.straitstimes.com menulis tentang petugas imigrasi Singapura yang menemukan foto 'bom sepatu' di ponsel pemimpin kelompok tersebut.

Berita yang beredar di media sosial 13 Januari tersebut menyebut, Singapura telah mendeportasi delapan warga negara Indonesia, semuanya pria, setelah petugas imigrasi di Woodlands Checkpoint menemukan foto "bom sepatu" di smartphone pemimpin kelompok.

Delapan WNI yang berasal dari Bukit Tinggi Sumatera Barat, telah melakukan perjalanan ke Thailand dan Malaysia selama seminggu terakhir.

Mereka diserahkan kepada pihak berwenang Malaysia, dan kemudian dikirim ke Kepulauan Riau, hari Selasa lalu.

Kapolres Kepulauan Riau Sam Budigusdian mengatakan pada hari Rabu bahwa kelompok ini sekarang sedang diperiksa dan diinterogasi petugas dari Densus 88 (Densus 88).

Kementrian terkait Singapura menyebut, mereka dideportasi karena kepemilikan gambar yang masuk kategori meresahkan keamanan, dan dihubungkan dengan ISIS.

Para WNI ini berasal dari sekolah asrama bagi umat Islam di Bukit Tinggi dan merupakan anggota Jamaah Tabligh, sebuah gerakan dakwah Islam.

Mereka meninggalkan Padang Sumatera Barat tanggal 3 Januari lalu dan terbang ke Kuala Lumpur untuk berkhotbah di Bukit Jalil.

Pemimpin kelompok berusia 37 tahun, yang diidentifikasi dengan inisial Reh, juga mengaku perjalanannya ini untuk kepentingan mencari pengobatan untuk infeksi telinga.

Halaman
123
Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help