TribunManado/

Makam Raja Van Gobel Jadi Destinasi Wisata di Bolsel

Kubur raja tampil berbeda dengan kubur umum lainnya, dimana terpasang simbol mahkota raja berwarna kuning emas.

Makam Raja Van Gobel Jadi Destinasi Wisata di Bolsel
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Makam Raja Van Gobel di Bolmong Selatan 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Terletak di Desa Molibagu Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Pekuburan Raja Hassan Van Gobel, menjadi salah satu destinasi wisata daerah yang sering dikunjungi warga di hari libur.

Kubur raja tampil berbeda dengan kubur umum lainnya, dimana terpasang simbol mahkota raja berwarna kuning emas yang merupakan pemberian raja Ternate pada masa itu.

Dalam sejarah Mohamad Kaharuddin Hassan Van Gobel pernah memimpin daerah pantai Bolaang Mongondow Selatan saat masa penjajahan Belanda berlangsung di Indonesia.

Masa kepemimpinan tersebut dimulai pada tahun 1874 sampai 1941, kemudian paduka Raia wafat dan dimakamkan di pekuburan keluarga raja yang saat ini disebut pekuburan Islam.

Menurut Camat Bolaang Uki, Sukri Van Gobel yang merupakan cucu dari Hassan Van Gobel. Saat kakek buyut mereka wafat, sempat digantikan oleh Paduka Raja Arie Van Gobel. Kemudian menyebarkan kekuasannya sampai ke daerah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

"Jadi kubur ini digunakan untuk memakamkan keluarga raja yang membawa marga Van Gobel. Namun saat meninggal Raja Arie Van Gobel dimakamkan di daerah Bolmut tepatnya di Desa Bolangitang,"terang Sukri.

Kata dia ada saat - saat tertentu pekuburan tersebut dipenuhi pelayat, biasanya mereka datang untuk berziarah ke makam raja. Kemudian kerap dijadikan tempat berfoto bagi pengunjung atau keluarga raja yang berada jauh dari daerah tersebut.

"Yang sering datang, keluarga raja dari Gorontalo, Tomohon, dan daerah lainnya. Bahkan keluarga raja di Tomohon makamnya dipindahkan ke daerah ini sesuai permintaan,"kata Sukri.

Kata dia masih banyak keluarga lain yang kini mencari - cari makam Kakek buyut mereka. Seperti keluarga dari Abdul Gani Hassan Van Gobel, yang kalah itu bekerja di Gorontalo, Toli - Toli, sampai Luwuk Banggai.

Halaman
12
Penulis: Felix Tendeken
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help