Saat Rumahnya Digerebek KPK, Bupati Ini Sedang Make Up untuk Hadiri Acara Penting

Saat itu, ada empat PNS yang berada di ruang tamu. Sementara Sri tengah berada di kamar pribadinya.

Saat Rumahnya Digerebek KPK, Bupati Ini Sedang Make Up untuk Hadiri Acara Penting
Tribun Jogja

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim KPK mengamankan delapan orang dalam OTT di rumah dinas Bupati Klaten Sri Hartini dan di rumah Sukarno, Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat, 30 Desember 2016 kemarin.

Sebagaimana pengakuan kliennya, Deddy menyebut ada lebih lima petugas KPK yang mendatangi rumah dinas Sri Hartini di Jalan Pemuda, Klaten, Jawa Tengah, pada hari penangkapan, Jumat, 30 Desember 2016, sekitar pukul 10.45 WIB.

Saat itu, ada empat PNS yang berada di ruang tamu. Sementara Sri tengah berada di kamar pribadinya.

Para staf PNS dan Kasi Mutasi berada di rumah dinas dalam rangka persiapan gladi pelantikan dan pengukuhan susunan organisasi tata kerja (SOTK) yang rencananya digelar pada Jumat malamnya.

Tiba-tiba, para petugas tersebut masuk ke dalam rumah dengan menggiring Kasi SMP Dinas Pendidikan, Suramlan dan dua orang swasta. Dan Suramlan membenarkan sebelumnya baru menyerahkan uang Rp75 juta kepada Sri Hartini di rumah tersebut.

"Saat orang-orang KPK datang, Bu Sri lagi di dalam kamar, lagi siap-siap pakaian dan rias untuk gladi," ujar Deddy.

Selanjutnya, para petugas KPK menanyakan uang yang diserahkan Suramlan itu kepada Sri Hartini. Dan akhirnya ia menunjukkan uang tersebut di kamarnya.

"Jadi, apa yang audah tertangkap itu karena ada yang sebelumnya dibawa sama Suramlan itu. Suramlan waktu itu ngasih Rp75 juta," ujarnya.

Deddy mengakui petugas KPK menyita uang sebanyak Rp2 miliar, Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura dari Sri. Tumpukan uang tersebut disimpan dalam lemari khusus kamar Sri.

Namun, ia membantah jika uang miliaran rupiah itu juga setoran dari Suramlan seluruhnya terkait pelicin pengisian jabatan.

"Yang Rp2 miliar itu diambil dari lemari di kamar, kalau kardus yang dipakai itu cuma wadah buat bawa ke sininya. Uang itu bukan sekali waktu, kan ada uang yang lainnya," kata dia. (cos)

Editor: Ribut_Raharja
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help