TribunManado/

Seorang Penumpang Luapkan Emosinya pada Ivanka Trump Lalu Teriak 'Ayahmu Merusak Negara'

Putri Presiden Amerika terpilih Donald Trump, Ivanka Trump disambangi seorang penumpang dalam penerbangannya.

Seorang Penumpang Luapkan Emosinya pada Ivanka Trump Lalu Teriak 'Ayahmu Merusak Negara'
Mirror

TRIBUNMANADO.CO.ID - Putri Presiden Amerika terpilih Donald Trump, Ivanka Trump disambangi seorang penumpang dalam penerbangannya.

Dikutip dari Mirror.co.uk, saat itu Ivanka Trump berada di bandara a John F Kennedy di New York akan melakukan perjalanan liburan ke Hawaii bersama suaminya, Jared Kushner, dan anak-anaknya. Ivanka menggunakan maskapai komersial JetBlue

Menurut TMZ, seorang penumpang yang sudah berada di dalam pesawat ini mendatangi Ivanka dan mulai berteriak 'Ayahmu merusak negara,'.

Tak hanya sampai di situ saja, pria yang diidentifikasi bernama Dan Goldstein yang merupakan seorang pengacara dari Boorklin ini juga terus menghujat Ivanka sambil berteriak.

"Mengapa dia (Ivanka Trump) ada di penerbangan kami. Seharusnya dia memiliki penerbangan pribadi," teriak pria tersebut sambil menggendong putrinya.

Seorang saksi yang ada dalam penerbangan tersebut mengatakan, Ivanka mencoba mengabaikan pria tersebut dan mencoba mengalihkan perhatian anak-anaknya dengan krayon.

Seorang pengguna Twitter bernama Matthew Lasner, yang mengatakan suaminya telah berhadapan dengan Ivanka Trump dan suaminya di bandara.

"Ivanka dan Jared di JFK T5, penerbangan komersial. Suami saya mengejar mereka dan melecehkan mereka," tulis Lashner dalam akun @mattlasner, yang kemudian segera dihapus.

Penumpang lain yang ada dalam penerbangan yang sama, Marc Scheff, mengatakan, begitu pria itu melihat keluarga Ivanka, dia langsung mengeluarkan kata-kata hujatan. "Ya Tuhan. Ini adalah mimpi buruk!" ujar pria itu, seperti ditirukan Scheff.

Saat itu Scheff berada di antrean tepat di depan Ivanka. Setelah pria tersebut berteriak, seorang staf bandara mencoba membuatnya tenang. "Mereka merusak negara kita, sekarang dia mencoba merusak penerbangan kami," kata pria itu lagi.

JetBlue Airways Corp telah mengeluarkan pernyataan yang membenarkan adanya pembatalan penerbangan satu orang penumpang yang tidak disebutkan namanya, dengan tujuan San Francisco. Namun, perusahaan itu tidak memberikan informasi detail mengenai alasan pembatalan.

"Keputusan untuk membatalkan penerbangan pelanggan, bukan hal mudah. Dalam hal ini, tim kami bekerja untuk kembali mengakomodasinya pada penerbangan yang tersedia berikutnya," tulis JetBlue. (mirror.co.uk)

Penulis: Rine_Araro
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help