Renungan Minggu

Renungan Minggu: Sambutlah Sang Terang

Sebagian besar orang tidak suka berada di dalam kegelapan, itu ditandai dengan tindakan untuk mencari dan menyalakan alat penerang.

Renungan Minggu: Sambutlah Sang Terang
net
Ilustrasi 

Ps. Ronny OB Worang MTh

"TERANG yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia" (Yohanes 1:9)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagian besar orang tidak suka berada di dalam kegelapan, itu ditandai dengan tindakan untuk mencari dan menyalakan alat penerang bila tidak ada lampu.

Manusia memang membutuhkan terang, karena terang membuat manusia merasa nyaman dan aman. Demikian juga dengan kehidupan rohani manusia, dosa menguasai manusia seperti kegelapan menguasai malam.

Dalam keadaan demikian, manusia membutuhkan terang agar tidak lagi hidup di dalam kegelapan dosa.

Yohanes mengaitkan terang itu dengan Firman, Firman itu ada sejak semula bersama-sama dengan Allah, dan kemudian Firman itu datang ke dalam dunia.

Melalui Firman, manusia beroleh hidup dan terang, di dalam terang tidak ada kegelapan dan kegelapan tidak dapat menguasai terang.

Terang menyelamatkan hidup dari kekacauan, mengungkapkan hal-hal yang tak kelihatan, memperlihatkan segala sesuatu apa adanya, tetapi juga membimbing. Tanpa terang, orang akan berjalan di dalam kegelapan dan tak bisa berbuat apa-apa.

Di dalam Injil Yohanes, dengan jelas menunjukkan bahwa Firman itu ialah Yesus, seseorang yang dikenal Yohanes serta dikasihinya.

Dialah Pencipta alam semesta. Hidup-Nya memberi terang pada manusia, dan di dalam terang-Nya, manusia dapat melihat diri sebagaimana adanya, yakni pendosa yang membutuhkan Juruselamat.

Ia datang untuk membebaskan manusia dari kehancuran, dan kedatangan-Nya membuat manusia memiliki kehidupan yang bermakna, yakni sesuai dengan kehendak Allah.

Saat ini, kita sudah berada di bulan Desember. Ibadah Perayaan Natal sudah mulai dibuat oleh semua kalangan Kristiani. Natal, mengingatkan kita akan kehadiran Terang itu ke dalam dunia, dan menyambut Natal, berarti menyambut Sang Terang.

Memberi diri diterangi oleh Yesus sama dengan menyambut hidup yang kekal, orang yang mengikut Yesus tidak akan berjalan di dalam kegelapan, melainkan akan memiliki terang hidup.

Oleh karena itu, dalam menyambut Natal, marilah kita mempersilakan Kristus mengusir kegelapan dosa yang menguasai kita, serta biarkanlah Dia menerangi dan memimpin hidup kita. Amin. (*)

Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help