Yandi Harap Pemkot Kotamobagu Melatih Lebih Banyak Masyarakat

Yandi Mokoagow, Sangadi Desa Poyowa Besar Satu berharap peserta pelatihan mengolah buah nanas yang digelar Dinas Perindustrian

Yandi Harap Pemkot Kotamobagu Melatih Lebih Banyak Masyarakat
net
Logo Kotamobagu

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Yandi Mokoagow, Sangadi Desa Poyowa Besar Satu berharap peserta pelatihan mengolah buah nanas yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Penanaman Modal (Disperindagkop PM) agar tidak hanya dibatasi lima orang saja.

"Untuk Desa Poyowa Besar Satu dibatasi hanya lima orang saja, padahal yang mengajukan permohonan kepada saya itu ada sekitar 50 orang," ujar Yandi kepada Tribun Manado Rabu (30/11) siang di sela-sela pelatihan di Balai Desa Poyowa Besar Satu.

Sangadi mengatakan untuk pelatihan mengolah buah nanas baru pertama kali ini dilaksanakan di Poyowa Besar Satu. "Karena terbatas, pesertanya adalah ibu-ibu saya pilih keterwakilan wilayah dan punya kompetensi memasak," kata dia.

Ia menaruh harapan besar kedepan pemkot lebih banyak menggelar pelatihan khususnya di Poyowa Besar Satu dan yang dilatih lebih banyak lagi tidak hanya lima orang.

"Peserta pelatihan diharapkan lebih diberdayakan. Jangan hanya dilatih namun tidak ada fasilitas yang diberikan. Jika demikian maka materinya akan mubazir. Jadi misalnya pelatihan menjahit diberikan bantuan mesin jahit," ungkapnya.

Yandi menambahkan jumlah penduduk di desa nya ada 3629 jiwa, dan yang sudah dewasa ada 2817 orang. "Ada banya permintaan pelatihan, seperti pelatihan menjahit, sopir, alat kesenian," ujar dia.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindagkop PM) Herman Aray mengatakan memang untuk pelatihan mengolah buah nanas dilakukan bertahap.

"Ini pelatihan pertama kalinya untuk pengolahan nanas. Memang hanya beberapa masyarakat yang dilatih, karena kita anggarkan secara bertahap, tahun depan juga akan ada," ujar dia.

Pada pelatihan mengolah buah nanas di Balai Desa Poyowa Besar Satu yang akan dilaksanakan selama dua hari (30/11) hingga (1/12) ini diberikan beberapa pelatihan membuat barang produksi.

"Kita latih untuk membuat selai nanas, sirup nanas, jus nanas, asinan, dan manisan," ujar Berty Nikijuluw instruktur dari Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Sulut. (dik)

Ikuti kami di
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help