Ribuan Masyarakat Ikut Apel Nusantara Bersatu

"Merdeka, merdeka," suara teriakan tersebut terus terdengar dari Alun-alun Boki Hontinimbang Kota Kotamobagu Rabu (30/11) Pukul 08.00 wita pada apel

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU- "Merdeka, merdeka," suara teriakan tersebut terus terdengar dari Alun-alun Boki Hontinimbang Kota Kotamobagu Rabu (30/11) Pukul 08.00 wita pada apel nusantara bersatu yang juga dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Tak terkecuali, siswa, hansip, sat pol pp, aparatur sipil negara, TNI, Polri, karyawan toko, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, petugas kebersihan, pemadam kebakaran, semua elemen masyarakat dengan mengenakan ikat kepala merah putih tampak memenuhi alun alun Boki Hontinimbang.

Wakil Wali Kota Kotamobagu Drs Hi Jainuddin Damopolii, Dandim 1303/BM Letkol Inf Sampang Sihotang, Wakapolres Bolmong Kompol Apri Wibowo, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu Rommel Fransiskus Tampubolon, dan Kajari Dasplin, di kiri panggung tampak antusias ikut bernyanyi lagu-lagu kemerdekaan.

Wawali mengatakan pada
momen ini sangat tepat untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan sebagaimana para pejuang-pejuang dahulu.

"Para proklamator bangsa ini dulunya bersatu tanpa membedakan kelompok, golongan, suku, agama, dan ras. Mereka bersatu demi NKRI. Hari ini kita bangkit bersama untuk mengenang kembali semua itu. Mudah mudahan semangat mereka itu dapat membangkitkan semangat kita membangun bangsa ini dalam kebersamaan," ujar Jainuddin.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kotamobagu Ustaz Dani Pontoh bersama para tokoh lintas agama diatas panggung kemudian membacakan ikrar nusantara bersatu.

Ini bunyi Ikrar nusantara bersatu,
1. Tetap setia pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.
2. Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.
3. Tidak memaksakan kehendak, yang dapat melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa,
4. Memupuk toleransi dan menjunjung tinggi kebebasan memeluk agama sesuai dengan keyakinan masing-masing.
5. Menjadikan bangsa Indonesia sebagai inspirasi dunia atas berbagai perbedaan, maupun rukun dalam damai.

"Nusantara....bersatu, Indonesia.... Jaya, Kotamobagu....bisa," teriak Dani Pontoh yang dijawab oleh seluruh peserta. Apel nusantara bersatu di Kotamobagu berlangsung selama dua jam sejak Pukul 08.00 wita sampai Pukul 10.00 wita. (dik)

Ikuti kami di
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help