Apel Nusantara Bersatu di Minsel, Presiden Jokowi Didoakan

Lagu-lagu rohani dinyanyikan di Aula Kantor Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Rabu (30/11) oleh beberapa petugas

Apel Nusantara Bersatu di Minsel, Presiden Jokowi Didoakan
FIONALOIS WATANIA

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

 TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG – Lagu-lagu rohani dinyanyikan di Aula Kantor Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)  pada Rabu (30/11) oleh beberapa petugas dan pendeta yang hadir. Ibadah sederhana dan khusuk itu digelar dalam rangka memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia demi situasi yang aman dan damai.

Pantauan Tribun Manado, beberapa  petugas terlihat dengan sungguh-sungguh memanjatkan doa. Bahkan Pdt. Luisye Pesik MTh selaku pemimpin ibadah sesekali meneteskan air mata sebagai tanda keprihatinan akan gejolak perpecahan akibat SARA. Beberapa poin doa yang dipanjatkan diantaranya untuk aksi damai 2 Desember nanti, perlindungan untuk presiden RI, Joko Widodo, Serta Pemerintah Kabupaten Minsel dan Mitra, serta doa untuk kedamaian bangsa.

Ibadah tersebut adalah rangkaian kegiatan dari Upacara Kebhinekaan. Sebelumnya, sekitar pukul 09.00 WITA, yang dipusatkan di Resort Shierra, tepatnya di Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolres Minsel, Arya Perdana. “Hari ini khusus umat kristiani. Besok doa bersama akan digelar oleh umat muslim,” jelasnya.

Lanjut Perdana, semangat Kebhinekaan harus tetap ternanam dalam Lubuk Hati setiap Insan yang mengaku berbangsa dan Bernegara Indonesia. “Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang majemuk dimana terdapat beragam etnis budaya dan pola sosial serta keagamaan. Karena itu diperlukan kesatuan komitmen, persepsi dan tekad yang kuat untuk tetap bersatu dalam Semangat Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, Tetty sapaan akrab Bupati, mengajak seluruh warga untuk terus bergandengan tangan demi terciptanya kerukunan. "Marilah kita bersama-sama memanjatkan doa bersama-sama demi terciptaya masyarakat yang takut akan Tuhan," katanya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan aksi nyata warga Minsel kita dalam bingkai komitmen bersama untuk rangka mewujudkan kerukunan antar umar beragama. “Untuk itu marilah kita bersama-sama bergandengan tangan dan memanjatkan doa bersama demi terciptaya masyarakat yang takut akan Tuhan. Dengan ini saya menekankan bahwa kerukunan antar umat beragama harus lebih ditingkatkan dengan melakukan dialog antar umat beragama,” kuncinya.

Turut hadir Wakil Bupati (Wabup), Franky Donni Wongkar, para tokoh-tokoh agama baik Kristen Protestan, Islam, dan lainnya, seluruh Unsur Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (Forkopimda) Minsel dan Mitra pada, bersama dengan undangan lainnya. (tiw)

Ikuti kami di
Penulis: Fionalois Watania
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help