Tribun Manado Travel

Air Terjun Ranowawa Kumelembuai, Tersembunyi dan Begitu Natural

DERU air yang menghantam bebatuan sungai terdengar beberapa puluh meter sebelum sampai ke air terjun Ranowawa.

Air Terjun Ranowawa Kumelembuai,  Tersembunyi dan Begitu Natural
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Air Terjun Ranowawa Kumelembuai 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON -   DERU air yang menghantam bebatuan sungai terdengar beberapa puluh meter sebelum sampai ke air terjun Ranowawa, di ujung kampung Kelurahan Kumelembuai, Kota Tomohon. Suara itu langsung memacu semangat untuk segera tiba di situ.

Ranowawa memang berarti "air jatuh yang berada di ujung kampung". Air terjun ini sudah ditetapkan Pemerintah Kota Tomohon sebagai objek wisata.

Air Terjun Ranowawa Kumelembuai
Air Terjun Ranowawa Kumelembuai

Menuju ke Kumelembuai, dari pusat Kota Tomohon cukup 30 menit menggunakan kendaraan bermotor.
Lokasi wisata ini sudah ditunjang infrastruktur yang cukup baik. Sebuah tangga beton lengkap dengan pegangan tangan besi membantu pengunjung menuruni jalan curam menuju lokasi air terjun.

Dari pintu masuk, pelancong harus berjalan kira-kira 200 meter menuruni anak tangga. Lokasi pun sudah ditunjang fasilitas seperti pondok istirahat dan toilet.

Air Terjun Ranowawa Kumelembuai
Air Terjun Ranowawa Kumelembuai

Semakin ke bawah melintas perkebunan memasuki hutan, suara gemercik air mengalir mulai berganti suara riak air jatuh menghantam bebatuan, tanda lokasi yang dituju makin dekat.

Alam nan eksotis tersaji memanjakan mata. Aliran deras sungai berselimut hutan bambu mengisi ceruk tebing bebatuan curam.

Walau sudah dibangun pendopo, jalan setapak, dan jembatan, berada di ceruk berbentuk huruf U itu kesannya seperti lokasi tersembunyi, jauh dari sentuhan tangan manusia, begitu natural.

Pusat dari pesona alami itu tertuju pada air jatuh dari atas tebing kira-kira berjarak 40 meter itu. Terpana menyaksikan air terjun terjun Ranowawa.

Air Terjun Ranowawa Kumelembuai2
Air Terjun Ranowawa Kumelembuai

Alam menyajikan pemandangan dua buah air terjun berdampingan, jatuh dari tebing yang sama. Seakan bersaing satu sama lain, satu air terjun langsung jatuh ke dasar bebatuan, satunya lagi jatuh membentuk tangga hingga ke dasar.

Tak lengkap rasanya, mendatangi spot yang eksotis itu tanpa mengabadikan momen dengan kamera.
Namun, air terjun bukan satu-satunya pesona alam di situ. Berhadapan langsung dengan air terjun ada spot unik, yakni dinding tebing berselimut lumut.

Halaman
12
Tags
air terjun
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help