TribunManado/

Wasit Diduga Curang Alhasil Tim Basket Putri Sulut Gagal ke 8 Besar

Tim basket putri Sulawesi Utara (Sulut), gagal raih tiket ke putaran delapan besar setelah kalah dari tim basket putri Papua

Wasit Diduga Curang Alhasil Tim Basket Putri Sulut Gagal ke 8 Besar
NET

TRIBUNMANADO.CO.ID,BANDUNG - Tim basket putri Sulawesi Utara (Sulut), gagal raih tiket ke putaran delapan besar setelah kalah dari tim basket putri Papua pada penyisihan cabang olahraga basket beregu putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar) di C-Tra Arena, Bandung, Jabar, Jumat (23/9) malam.

Sulut kalah dengan skor 74-39, padahal pada quarter pertama sempat imbang 11-11, pada quarter kedua hingga selesai Papua unggul yakni quarter kedua 22-30, quarter ketiga 31-56, dan quarter keempat 74-39.

Saat pertandingan usai, lagu "Aku Papua" diputar dengan suara tinggi membuat suasana haru.

Hal itu melengkapi dugaan buruk Pelatih tim putri Sulut Freddy Kojongian, yang dilakukan panitia pelaksana.

"Permainan sudah di-setting, coba dengar selesai pertandingan lagu Papua yang keluar (diputar), tadi bergerak sedikit pelanggaran," keluh Freddy saat ditemui di ruang pemain.

Pada quarter pertama, lanjut dia, seorang wasit ditegurnya dan wasit itu pun hanya diam.

Begitu juga pengakuan pebasket Tesalonika. "Dari awal, quarter pertama sangat terasa pressure dari wasit," tutur Tesalonika.

Terpisah, wasit yang menangani parta Sulut kontra Papua Arnaz Anggoro Saputro, di ruang wasit membantah dugaan yang diutarakan Sulut.

"Kita sudah melaksanakan tugas sebaik mungkin, tak merugikan salah satu tim, Sulut juga bagus tapi begitulah tidak terima keputusan itu wajar, kami terima," tepisnya.

Soal lagu di akhir pertandingan, menurut dia lagu seperti itu tak ada hubungannya dengan pertandingan.

"Lagu itu tak berpengaruh," pungkas Arnaz. (alp)

Penulis: Alexander_Pattyranie
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help