Bau Mulut, Mungkin Anda Kena Radang Gusi

RADANG gusi atau gingivitis adalah peradangan pada gusi yang ditandai dengan adanya perubahan bentuk dan warna gusi.

Bau Mulut, Mungkin Anda Kena Radang Gusi
NET
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID -  RADANG gusi atau gingivitis adalah peradangan pada gusi yang ditandai dengan adanya perubahan bentuk dan warna gusi.

Gingivitis bisa terjadi baik pada laki-laki atau perempuan dari semua kelompok umur, meskipun paling sering ditemukan pada orang dewasa.
Gangguan kesehatan ini memengaruhi jaringan-jaringan yang mengelilingi gigi dan bisa menyebabkan infeksi, kerusakan gigi, bahkan berdampak pada tercabutnya gigi.

Menurut Dokter Alexander Waworuntu, dokter gigi di Siloam Hospital Manado, risiko gingivitis akan meningkat bila terjadi gizi buruk atau kekurangan vitamin, terutama vitamin C.

"Penyebab terjadinya gingivitis di antaranya adanya karang gigi, bakteri, sisa makanan atau plak pada gigi, cara menyikat gigi yang salah, stres, pubertas, gigi yang tidak beraturan, ujung tambalan gigi yang kasar, dan adanya alat-alat yang ada dalam mulut seperti ortodontik dan gigi tiruan," jelas dia.

Lanjut Alexander, ada beberapa gejala yang menandakan gingivitis, di antaranya mulut berbau, gusi bengkak dan mudah berdarah tanpa nyeri dan kadang terasa gatal, gusi berwarna lebih merah, gigi terasa goyang. Gejala lainnya, perikoronitis atau bentuk radang gusi yang lebih berat yaitu terasa demam dan sukar membuka mulut, biasanya terjadi pada gigi bungsu yang baru tumbuh sebagian.

Gingivitis punya dampak negatif pada rongga mulut seperti bau mulut, gusi berdarah saat disikat, menggangu estetika gigi, penyebab vocal infection, dan gusi bengkak dan menonjol.

"Dampak tersebut akan sangat menganggu pada saat kita akan bekerja atau beraktivitas sehari-sehari. Untuk itu, perawatan gigi dan cara menyikat gigi yang benar akan menjauhkan masalah gingivitis," terang dokter lulusan Universitas Airlanga Surabaya ini.

Cara terbaik mengobati gingivitis, yakni dengan melakukan beberapa hal seperti pembersihan karang gigi, memperbaiki tumpatan yang kasar dan penyebab iritasi gusi, pengobatan dengan antibiotik selama 5 hari dan juga obat anti inflamasi. Yang juga harus dilakukan adalah menggunakan obat kumur setelah sikat gigi, menggunakan odol khusus untuk gusi yang bermasalah. Yang juga penting adalah banyak mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C.

Penulis: Nielton Durado
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help