Tribun Manado Travel

Pesona Air Terjun Molipungan di Desa Kobo Kecil Kotamobagu

Letaknya berada sekitar empat kilometer dari pemukiman warga, dan tujuh kilometer dari pusat Kota Kotamobagu.

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Sejuk, tenang, nyaman, damai, terdengar suara air, suara alam yang membuat kita seakan-akan berada di surga dunia. Itulah yang bisa dirasakan dan didengar jika berada di air terjun Desa Kobo Kecil, Kotamobagu.

Letaknya berada sekitar empat kilometer dari pemukiman warga, dan tujuh kilometer dari pusat Kota Kotamobagu. Untuk mempersingkat waktu pengunjung hanya dapat menggunakan kendaraan roda dua dengan melewati jembatan gantung.

Untuk melewati Jembatan gantung yang panjangnya sekitar 30 meter, dan sekitar delapan meter kebawah tersebut, sebaiknya berhati-hati, namanya jembatan gantung pasti bergoyang-goyang, jika salah bergerak bebatuan di sungai kaliputih menunggu di bawah.

Setelah melewati jembatan gantung, anda akan menemui jalan yang berbatu dan licin kalau hujan karena berlumpur. Ada satu titik yang harus diwaspadai karena disana ada bekas longsor yang belum di berikan tanda.

Jarak antara jembatan gantung dengan batas akhir akses sepeda motor itu sekitar tiga kilometer, anda akan mendapati sebuah jembatan kecil. Parkirlah sepeda motor disana pastikan aman, karena jarak dari jembatan dan air terjun cukup jauh.

Selanjutnya, lihat arah sungai kanan bawah disana ada jalan ke kiri melewati jalan sungai. Perlu berhati-hati melewatinya karena beberapa bebatuan disana licin karena berlumut, selain itu airnya cukup deras.

Ada empat air terjun yang ada disana, pertama anda akan menemukan air terjun yang tingginya enam meter disana tak ada cukup tempat air tertampung hanya sekitar satu kali satu meter. Lanjut ke air terjun kedua yang hanya berdekatan jaraknya sekitar 20 meter keatas, namun aksesnya yang cukup sulit harus memanjat bebatuan yang licin.

Setelah itu kelelahan akan terbayarkan dengan air terjun yang tingginya sekitar 20 meter, dari bawah tampak beberapa anak air terjun di atas. Disana air yang jatuh menempel di bebatuan, untuk mandi harus bersandar di batu dan terdapat genangan air sekitar dua kali empat meter.

Lanjut lagi untuk ke air terjun ketiga, jaraknya selain cukup jauh yaitu sekitar 30 meter ke atas, melewati bebatuan dan bukit yang ekstrem dan licin. Air terjun ketiga ini tingginya justru lebih pendek dari yang kedua yaitu sekitar 12 meter. Disini air yang tertampung sekitar lima kali lima meter, airnya jatuh diantara bebatuan. Dan jika memang belum lelah anda bisa melanjutkan ke air terjun keempat yang tingginya 30 meter.

Jika anda pengunjung perdana lebih baik meminta bantuan kepada warga sekitar untuk mengantarnya, karena ada dua jalur air sungai yang bisa mengecohkan perjalanan anda,

Dan kalau anda sudah pernah berkunjung namun sudah beberapa tahun lalu, jangan mengandalkan daya ingat anda, karena ada yang berubah, misalnya jalan potong yang membuat akses ke air terjun dekat, bisa saja akses tersebut kini tak digunakan lagi, jadi tetaplah bertanya kepada warga sekitar atau lebih baik kalau meminta mereka untuk mengantarnya.

Hal penting lainnya yang harus dilakukan dan tak boleh tidak yaitu, menjaga stamina, bagi yang sudah biasa seperti kumpulan pecinta alam atau semacamnya tentu tak diragukan lagi, namun bagi yang pemula, sebaiknya sebelum menjelajahi hutan kecil ini sebelumnya jaga stamina, tidur yang cukup, makan, dan jangan lupa membawa air mineral, tambahan jika anda ingin mandi bawalah pakaian ganti termasuk pakaian dalam, dan jangan lupa bawa kantong plastik untuk pakaian basah.

Air terjun Desa Kobo kecil menjadi satu tempat pilihan bagi masyarakat Kota Kotamobagu untuk sekedar mengisi waktu luang. "Kalau pada hari biasa (senin-sabtu) sekitar total 30 orang yang datang, namun tak bersamaan. Kalau hari minggu pengunjung bisa sampai 50 orang," ujar Feri Mamonto (47) Bagian Urusan Pemerintahan Desa Kobo Kecil.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help