Tribun Manado Travel

Sia, Desa Penghasil Ribuan Sapu Ijuk di Kotamobagu

Kotamobagu punya potensi alam yang luar biasa. Masing masing desa dan kelurahan punya potensinya masing masing.

Sia, Desa Penghasil Ribuan Sapu Ijuk di Kotamobagu
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Satu di antara pengrajin sapu ijuk di Desa Sia Kotamobagu 

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGUKotamobagu  punya potensi alam yang luar biasa. Masing masing desa dan kelurahan punya potensinya masing masing. Seperti Desa Sia di Kecamatan Kotamobagu Utara.

Desa yang berjarak empat kilometer dari pusat Kota Kotamobagu ini punya ribuan pohon seho atau aren atau enau (Arenga pinnata).

Desa ini berpenduduk sedikit. Namun, menurut Herto Balansa (41), Sangadi Desa Sia, total pohon seho yang sengaja ditanam oleh nenek moyang mencapai 10 ribu pohon.

"Ada sekitar 10 ribu pohon seho ada disini. Pohon seho sengaja ditanam oleh nenek moyang dahulu kala," ujarnya kepada Tribun Manado yang menemui di kediamannya, Jumat (12/8) siang.

Karena banyaknya sapu ijuk, dari jumlah masyarakat 308 jiwa dengan 100 kepala keluarga, 60 persen di antaranya sebagai pengrajin sapu ijuk.

"Sejak saya lahir, masyarakat di sini memang sudah biasa membuat sapu ijuk. Dengan potensi ini masyarakat Desa Sia bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari hari," ujar dia.

Yang membuat pengrajin di Desa Sia tetap membuat sapu ijuk yaitu dukungan dari seluruh masyarakat Kota Kotamobagu.
"Banyak masyarakat Kotamobagu yang mengatakan bahwa sapu ijuk lebih bersih hasilnya dibanding sapu lain. Selain itu harganya juga terjangkau. Untuk itu kami di sini mengutamakan kualitas saat membuat sapu ijuk," ujarnya.

Untuk pendidikan anak, masyarakat Desa Sia mengandalkan hasil penjualan sapu ijuk. Eli Simbong (49), satu diantaranya. Sudah 40 tahun ia membuat sapu ijuk. Empat anaknya saat ini telah lulus SMA dari hasil ia menjual sapu ijuk.

"Saya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar sudah membuat sapu ijuk, belajar dari orangtua," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved