TribunManado/
Home »

Opini

Renungan Minggu

Renungan Minggu: Miskin di Hadapan Allah

Apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus didalam khotbahNya di bukit dengan orang yang miskin dihadapan Allah?

Renungan Minggu: Miskin di Hadapan Allah
net
Ilustrasi 

Matius 5:1 3

Pdt Jusuf John Goni
Gembala Jemaat Gereja Gerakan Pentakosta Pinkster Beweging (GGP/PB) Ecclesia Christy Amurang.

'BERBAHAGIALAH orang yang miskin dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya kerajaan sorga' itulah bunyi Matius 5:3 pada pembacaan alkitab kali ini.

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus didalam khotbahNya di bukit dengan orang yang miskin dihadapan Allah? Sederhananya begini, orang yang miskin dihadapan Allah adalah orang yang merasa tidak memiliki apapun yang bisa dibanggakan dihadapan Allah, karena kesadaran bahwa segala sesuatunya berasal dari Allah.

Kasih karunia/anugrah, kekayaan, kehormatan, kesehatan, keselamatan, bisa berkhotbah, bisa melayani, bisa memberi, berbelas kasihan, dan lain sebagainya, itu semua didasarinya sebagai pemberian Allah semata.

Sekarang kita masuk ke dalam pemahaman tentang kekayaan dan kehormatan, atau dengan kata lain kesuksesan. Kesuksesan adalah pemberian atau anugrah Allah. Perhatikanlah apa yang dituliskan oleh orang bijak pada masanya, Raja Salomo: "Berkat Tuhan lah yang menjadikan kita kaya, susah payah tidak ada gunanya" (Amsal 10:22). Memang haruslah disadari pada kenyatannya, manusia yang bekerja dengan rajin maka kerajinannya itu akan berbuah manis. Tetapi janganlah kita lupa, bahwa jika bukan Tuhan yang memberkati, maka semua jerih payah kita akan sia sia.

Bisa berkhotbah, bisa melayani, bisa memberi, berbelas kasihan keempat hal tersebut adalah talenta talenta yang diberikan oleh Tuhan. Jangan kita lupa bahwa talenta itu karunia Allah.

Jika kita mampu mengembangkan talenta kita itu, itu pun karena kemurahan Tuhan. Tuhan yang memilih kita untuk dipakai Nya. Jadi kita jangan merasa lebih karena talenta kita itu.

Untuk itu marilah kita tetap merasa miskin di hadapan Allah, dengan menyadari sepenuhnya bahwa apa yang kita punya dan apa yang kita bisa semua itu adalah anugerah Nya semata. Tuhan Yesus memberkati.

Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help