TribunManado/

20 Angkutan Umum di Terminal Serasi Kotamobagu tak Layak Jalan

"Saya akan segera memperbaikinya, memang hari ini rencananya saya akan ganti ban. Karena ini bukan mengancam nyawa penumpang."

20 Angkutan Umum di Terminal Serasi Kotamobagu tak Layak Jalan
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Randu Ngabito (22) terpaksa harus keluar dari antrian trayek jurusan Kotamobagu-Doloduo di Terminal Serasi untuk mengganti ban bagian depan mobil angkutan umum yang ia kendarai, setelah diperiksa tim gabungan dari Dinas Perhubungan, dan Sat lantas Polres Bolmong, Jumat (1/7) pukul 10.30 wita.

Perlengkapan kendaraan Randu, seperti lampu, klakson, sein, semuanya dalam keadaan baik setelah diperiksa, namun kondisi ban bagian depan yang sudah memprihatinkan. Ia diminta segera mengganti ban sebelum mengangkut penumpang.

"Saya akan sgera memperbaikinya, memang hari ini rencananya saya akan ganti ban. Karena ini bukan mengancam nyawa penumpang, tetapi nyawa saya juga," ujar Randu.

Saat itu tim gabungan dishub dan sat lantas Polres Bolmong menggelar pemeriksaan mendadak atau sidak kendaraan dalam rangka mudik lebaran, mengenai kesiapan angkutan umum jurusan luar Kotamobagu yang dimulai pada Terminal Serasi.
Kadishub Kotamobagu Agung Adati di sela-sela pemeriksaan mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai surat dirjen perhubungan darat yang diteruskan kadishub Provinsi Sulut mengenai Inspeksi (Rhamp Chek) kesiapan angkutan umum lebaran Tahun 2016.

Ada tiga unsur yang menjadi fokus pemeriksaan kendaraan kali ini, Pertama unsur administrasi yang meliputi surat kendaraan, SIM, Buku KIR, Nomor Mesin, Nomor Rangka kendaraan.

Kedua unsur teknis yang meliputi pemeriksaan ban, fungsi rem, rem tangan, sabuk pengamanan, Kaca dan spido meter. Selanjutnya yang Ketiga terkait dengan unsur penunjang seperti wiper, klatson, kotak obat dan kelengkapan lampu kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 31 kendaraan pada hari pertama operasi, hanya 11 kendaraan yang dinyatakan layak beroperasi, sementara sisanya dinyatakan bermasalah.

Kasus yang ditemukan seperti keterlambatan surat-surat kendaraan, lampu pecah, rem tangan tak berfungsi dengan baik, ban gundul, kaca pecah, lampu utama dan lampu rem tak berfungsi, kendaraan tak memiliki papan trayek serta Pengemudi dengan SIM A Biasa.

"Terhadap sejumlah kendaraan yang bermasalah tersebut, kami telah menginstruksikan Kepala Terminal untuk melarang mobil tersebut mengangkut penumpang sampai dengan kekurangan yang telah menjadi catatan petugas ini dipenuhi," ujar Agung.

Sementara itu untuk satu kendaraan trayek Modayag yang pengemudinya hanya memiliki SIM A, langsung ditahan oleh Ipda Sugiyanto Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bolmong.

"Syarat Pengemudi angkutan umum harus memiliki SIM A Umum bukan A Biasa, sehingga kendaraannya harus kami tahan," ujar Sugi.

Agung menambahkan pemeriksaan ini dilaksanakan sejak 28 Juni sampai 17 Juli 2016. "Selain angkutan umum di Terminal Serasi, di Terminal Bonawang dan Pangkalan Kendaraan AKDP maupun AKAP yang ada di Kotamobagu juga akan diperiksa," ujar Agung. (Tribun Manado/Handika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help