TribunManado/
Home »

Sport

Perbasi Sulut Terkendala di Sarana Transportasi

Setiap hari pagi dan sore mereka pergi berlatih di lapangan basket gedung hall B KONI Sario yang berjarak sekitar lima kilometer.

Perbasi Sulut Terkendala di Sarana Transportasi
NET
Logo Perbasi 

Laporan wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Selama delapan hari masa Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat di Golden Lake Resort Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tim atlet putri Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Utara menemui kendala.

Hal itu diungkapkan Kapten Tim Putri Perbasi Sulut Maria Mawa (21), saat berbincang dengan Tribun Manado di Golden Lake Resort Manado, Senin (20/6).

"Kendala di transportasi menuju tempat latihan," ujar dia yang kala itu duduk bersama lima rekan timnya.

Ia menambahkan, setiap hari pagi dan sore mereka pergi berlatih di lapangan basket gedung hall B KONI Sario yang berjarak sekitar lima kilometer.

Namun, bila kebutuhan latihan perlu menggunakan alat-alat fitnes, maka mereka harus menuju ke tempat latihan di Manado Independent School (MIS) yang berlokasi di Kabupaten Minahasa Utara berjarak sekitar 15 kilometer.

"Karena kalau di KONI Sulut hanya lapangan saja, sedangkan di MIS ada tempat Gym-nya, jadi sesuai program latihan yang dijadwalkan," beber atlet yang lahir dari club bola basket Universitas Sam Ratulangi Manado ini.

Maria menambahkan, menghadapi kondisi itu mereka pun menyewa satu unit mobil Toyota Avanza yang dibayar Rp 1.250.000 per lima hari untuk mendukung transportasi ke tempat latihan.

Kendaraan itu diparkir di depan kotage mereka, untuk pembayaran dilakukan pada saat akan dikembalikan.

"Jadi setiap pengisian bensin pakai nota transaksi sebagai bukti karena akan ada pengembalian dari pihak KONI Sulut, begitu juga dengan pembayaran sewa mobil itu," ungkap Maria.

Yang ia takutkan yakni ke depan kendaraan yang mereka butuhkan tak tersedia lagi bila terjadi masalah dalam pembayaran sewa mobil, pasalnya hingga kini belum ada kendaraan khusus yang disiapkan KONI Sulut untuk sarana transportasi mereka.

"Hanya itu yang menjadi kendala, yang lainnya baik penginapanan hingga makanan semuanya baik dan lancar," pungkas Maria.

Sementara itu, di KONI Sario sejumlah pengurus tampak sibuk dengan tugas mereka, begitu juga Komandan Pelatda Sulut Ruddy Wongkar.

"(Kendala) Itu hanya untuk sementara, semua sudah ditata, diatur dengan baik, karena ini baru permulaannya," beber Ruddy di sela mengurus administrasi para atlet.

Penulis: Alexander_Pattyranie
Editor: Rine_Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help