Tonaas Wangko Umbanua Untuk OD-SK

Sembilan Pakasaan Minahasa yang diwakili oleh masing-masing Sembilan orang tetua pakasaan sepakat untuk mengukuhkan Gubernur Sulawesi Utara.

Tonaas Wangko Umbanua Untuk OD-SK
Tribunnews.com
Gubernur-Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey-Steven Kandouw 

Laporan wartawan Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN -  Sembilan Pakasaan Minahasa yang diwakili oleh masing-masing Sembilan orang tetua pakasaan sepakat untuk mengukuhkan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven O Kandouw (OD dan SK) sebagai Tonaas Wangko Umbanua atau pemimpin suku Minahasa.

Kesepakatan itu diambil melalui forum musyawarah Majelis Adat Minahasa yang digelar di Aula Kantor Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Kamis (25/2). Para perwakilan Sembilan Pakasaan sepakat bersama dengan rencana pengukuhan OD-SK, tanpa ada pertentang atau keberatan dari peserta musyawarah.

Sebelum mengambil keputusan, Majelis Adat Minahasa terlebih dahulu menferifikasi keabsahan semua utusan pakasaan. Tujuan verifikasi itu menurut Sekjen Majelis Adat Minahasa, Matulandi Supit adalah bagian dari upaya menjamin legitimasi pengesahan dimaksud. “Kita tidak main-main soal pengukuhan, makanya peserta harus benar-benar mewakili pakasaannya,” kata dia.

Perwakilan Sembilan Pakasaan Minahasa yakni dari sub etnis Tolour, Tombulu, Tonsea, Tountemboan, Pasan Ratahan, Tonsawang, Tou Ponosakan, Tou Bantik dan Tou Bawontehu, menilai OD dan SK yang tak lain adalah putra Minahasa, memenuhi kriteria untuk bias dikukuhkan sebagai Tonaas Wangko Umbanua.

“Kami melihat bukan pada Olly dan Steven, tapi Keluarga Dondokambey dan Kandouw, karena rumpun keluarga ini adalah etnis Minahasa, sehingga secara otomatis ketika dipercaya oleh rakyat Sulut menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, maka mereka adalah Tonaas Wangko Umbanua. Hal ini tidak bisa sembarangan diberikan diberikan,” tegasnya.

Ditanya soal waktu pengukuhan itu, Supit mengaku belum menetapkan hari dan tanggalnya, karena masih akan dikoordinasikan dengan pihak OD dan SK. “Karena pengesahan itu adalah acara adat, maka akan dikoordinasikan kesiakan keduanya, biar dilaksanakan bersamaan. Intinya Majelis Adat Minahasa telah sepakat bersama,” ujarnya.

Para peserta musyawarah berharap OD dan SK dalam kepemimpinanya akan membawa kedamaian dan kesejahteraan warga Minahasa dan Sulut pada umumnya. “Sebagai Tonaas Wangko Umbanua, harapan rakyat ada di pundak keduanya. Semoga kedamaian dan kesejahteraan dialami seluruh rakyat Sulut,” pinta Supit mewakili rekan-rekannya.

Acara musyawarah majelis adat Minahasa tersebut dibuka oleh Asisten Satu Pemkab Mitra, Godlief Mamahit, mewakili Bupati James Sumendap. Mamahit saat membacakan sambutan bupati menyampaikan apresiasi kepada para tetua adat yang terus menjaga dan mengawal adat istiadat sebagai identitas sebuah bangsa.

“Pemerintah daerah mengapresiasi upaya para tetua adat yang terus melestarikan adat istiadat. Harapannya tentu wejangan, pengajaran dan inspirasi kepada generasi muda dapat terus dilakukan dan digiatkan, agar adat istiadat yang menjadi kearifan local dapat terus terjaga, sebagai identitas Minahasa,” katanya.

Penulis: Susanto_Amisan
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help