Pemkab Boltim Siap Terima Investasi Alfamart

"Rencananya ada empat sampai enam unit yang akan dibuka di Boltim. Nilai investasinya satu unit lebih dari Rp 1 miliar."

Pemkab Boltim Siap Terima Investasi Alfamart
ISTIMEWA
Minimarket Alfamart 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyambut investor retail yang ingin membuka gerai di daerah itu. Keberadaan investor tersebut diharapkan mampu menyerap tenaga kerja.

Asisten II Setda Boltim Astony Angmalisang mengatakan, pihak manajemen Alfamart telah mempresentasikan rencana mereka untuk membuka gerai di Boltim.

"Rencananya ada empat sampai enam unit yang akan dibuka di Boltim. Nilai investasinya satu unit lebih dari Rp 1 miliar," kata Astony, Selasa (23/2).

Pertemuan tersebut dihadiri pihak Bappeda, Disperidag dan Kantor Koperasi, UMKM dan Pasar serta Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. "Pada prinsipnya pemda tidak menolak ada invetasi yang masuk ke daerah untuk mensejaterahkan masyarakat," kata dia.

Menurutnya, masuknya investor tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Boltim seperti pembukaan lapangan kerja dan adanya CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan.

"Kami minta agar mereka memberdayakan masyarakat lokal untuk menjadi karyawan tapi harus di-training (dilatih)," Astony menjelaskan.

Pemda pun meminta pihak perusahaan untuk menuntaskan perizinan sebelum melakukan usaha di Boltim. "Dua minggu ke depan masih harus digunakan untuk sosialialisasi ke masyarakat," tuturnya.

Hadirnya retail ini akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha kecil seperti pemilik warung.

"Pedagang disini jam delapam malam sudah tutup, tamu datang ke Boltim, mau belanja tak bisa. Adanya company store ini, maka daerah akan maju," ungkapnya.

Pemda akan melakukan perlindungan bagi pelaku usaha kecil seperti warung dan toko agar tak tergilas dengan masuknya minimarket ini.

"Mereka tak akan masuk ke lorong-lorong, hanya di jalan raya untuk melayani pembeli dadakan," terangnya.

Pihak minimarket ini pun akan mengayomi pedagang kecil dengan menyediakan suplai barang dengan harga rendah.

"Mereka akan jual harga rendah seperti di grosir, sehingga pedagang kecil tak perlu ke Kotamobagu atau ke Manado," tegasnya.

Tokoh Masyarakat Boltim, Ismail Mokodompit meminta pemda agar memberikan jaminan perlindungan bagi pelaku usaha kecil agar tak tergilas karena persaingan usaha. Pemda juga diminta untuk tetap menopang para pedagang kecil.

"Kalau bisa, jangan dibangun berdekatan dengan kios-kios kecil. Apalagi membangun setiap desa satu minimarket," tegasnya. (tribun manado/aldi ponge)

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved