Dikucilkan, Pengidap HIV AIDS di Kotamobagu Meninggal karena Stress

"Meninggal dunia dalam jangka waktu yang pendek, karena stress dengan lingkungan tempat tinggalnya yang mengucilkan keberaaannya."

Dikucilkan, Pengidap HIV AIDS di Kotamobagu Meninggal karena Stress
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pengidap HIV AIDS di Kota Kotamobagu yang meninggal dunia hingga saat ini sudah ada sembilan orang.

Faktor meninggalnya pasien tersebut selain diakibatkan karena HIV AIDS juga karena faktor lingkungan.

"Ada yang meninggal dunia dalam jangka waktu yang pendek, karena stress dengan lingkungan tempat tinggalnya yang mengucilkan keberaaannya," ujar Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kotamobagu Vonny Kawuwung, Senin (22/2) siang.

Vonny mengatakan masyarakat tidak boleh mengucilkan apalagi menyebarkan informasi yang tidak baik mengenai pasien HIV AIDS.

"Kita tidak bisa sebarkan informasi akan hal tersebut. Mereka para pengidap akan stress dan menghambat pengobatan sehingga mereka menjadi down dan meninggal dunia. Saat sedang pengobatan mereka butuh dukungan dari masyarakat," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kotamobagu hingga hari ini sudah ada sembilan orang yang meninggal dunia.

"Dari data provinsi dua dari 64 pasien yang sedang diobati meninggal dunia. Sementara tujuh orang di luar data tersebut meninggal dunia sebelum datang berobat." 

Lanjut Vonny, 64 pasien data provinsi itu sejak 2007 sampai Desember 2015.

"Satu diantara yang dari 64 pasien meninggal pada januari 2016 ini dan tujuh di luar data tersebut meninggal pada 2014 dan 2015," ujarnya.

Vonny menambahkan 62 pasien HIV AIDS sampai saat ini masih terus dipantau oleh dinkes.

"Mereka berobat di provinsi, jadi untuk obat dari provinsi. Kita hanya membantu jika ada petugas ke provinsi kita bawa obat yang bersangkutan. Selain itu juga kita adakan pendampingan secara psikologi," ujarnya. (Tribun Manado/Handika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help