Edisi Minggu Smart Woman

Makna Valentine Bagi Angelique Magdalena Pongoh, Membalas Kasih Sayang

Berbicara tentang kasih sayang, ada seseorang yang begitu spesial di hati Angelique Magdalena Pongoh, Smart Woman Edisi Minggu Tribun Manado.

Makna Valentine Bagi Angelique Magdalena Pongoh, Membalas Kasih Sayang
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Angelique Magdalena Pongoh 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Valentine's Day atau Hari Kasih Sayang bagi banyak orang adalah hari yang spesial.

Berbicara tentang kasih sayang, ada seseorang yang begitu spesial di hati Angelique Magdalena Pongoh, Smart Woman Edisi Minggu Tribun Manado kali ini.

Orang itu bukan pacar, melainkan sang ayah. "Sejak kecil saya paling akrab dengan papa," ujar dara kelahiran Manado, 13 Mei 1992, saat berbincang dengan Tribun Manado di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Jumat (12/2).

Ketika masih balita, ia sering mengalami sakit demam hingga kejang. Semasa kecil ia juga jarang makan sehingga tergolong kurus. Sang ayah bahkan harus memproteksinya.

"Papa melarang orang-orang menyentuh saya sebelum mencuci tangan, karena ia sangat takut," kata Anshella, sapaan gadis pernah tinggal lama di Desa Lembean, Kabupaten Minahasa Utara.

Proteksi itu mengharuskan ia hanya bisa bermain di halaman rumah yang dikelilingi pagar. Padahal, saat itu ia tak ingin dimanja.

Saat-saat jauh dari orangtua akhirnya ia rasakan. Bersekolah di SMA Katolik Rex Mundi Manado, Anshella harus tinggal di asrama alias jauh dari orangtua.

"Tapi setiap pekan saya pulang dan selalu membuat ayah repot karena pada Senin ia harus bangun pagi sekali mengantar saya ke sekolah," kenang Purnapaskibraka Kota Manado Tahun 2009 yang menjadi pemegang baki pasukan VIII

Tekadnya meneruskan pendidikan ke Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado juga berbuah dukungan dari orangtua. Ia melewati masa-masa pendidikan itu penuh keceriaan, termasuk saat praktik kedokteran (koas) di RSUP Kandou Manado.

Namun, langkahnya harus terhenti sejenak. Ayahnya jatuh sakit. Ia pun terpaksa mengambil cuti untuk menemani sang ayah tercinta menjalani rawat inap di Singapore General Hospital. Beberapa minggu berjalan kondisi ayahnya semakin menurun hingga harus menggunakan kursi roda.

Halaman
12
Penulis: Alexander_Pattyranie
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved