TribunManado/

Dokter di Manado Ini Jelaskan Secara Rinci soal Katarak

Daya penglihatan baru terpengaruh setelah katarak berkembang sekitar 3-5 tahun.

Dokter di Manado Ini Jelaskan Secara Rinci soal Katarak
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Ilustrasi: Perawat mengecek kadar bola mata pada pasien katarak sebelum operasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Katarak merupakan penyakit mata yang dicirikan dengan adanya kabut pada lensa mata. Menurut Dr Wenang Matoka SpM yang memiliki rumah praktik di jalan jembatan Singkil Manado. Lensa mata normal transparan dan mengandung banyak air, sehingga cahaya dapat menembusnya dengan mudah. Walaupun sel-sel baru pada lensa akan selalu terbentuk, banyak faktor yang dapat menyebabkan daerah di dalam lensa menjadi buram, keras, dan pejal. Lensa yang tidak bening tersebut tidak akan bisa meneruskan cahaya ke retina untuk diproses dan dikirim melalui saraf optik ke otak.

Penyakit katarak banyak terjadi di negara-negara tropis seperti Indonesia. Hal ini berkaitan dengan faktor penyebab katarak, yakni sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari. Penyebab lainnya adalah kekurangan gizi yang dapat mempercepat proses berkembangnya penyakit katarak.

Menurut dia Sekitar 550% orang berusia 75-85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak. Sebagian besar katarak terjadi karena proses degeneratif atau bertambahnya usia seseorang. Katarak kebanyakan muncul pada usia lanjut. Data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang berusia di atas 65 tahun menderita katarak. Sekitar 550% orang berusia 75-85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak. Walaupun sebenarnya dapat diobati, katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia,”jelasnya.

Sayangnya, Seorang penderita katarak mungkin tidak menyadari telah mengalami gangguan katarak. Katarak terjadi secara perlahan-perlahan sehingga penglihatan penderita terganggu secara berangsur. karena umumnya katarak tumbuh sangat lambat dan tidak mempengaruhi daya penglihatan sejak awal. Daya penglihatan baru terpengaruh setelah katarak berkembang sekitar 3-5 tahun. Karena itu, pasien katarak biasanya menyadari penyakitnya setelah memasuki stadium kritis.

Ia menjelaskan tanda-tanda katarak. Pada awal serangan, penderita katarak merasa gatal-gatal pada mata, air matanya mudah keluar, pada malam hari penglihatan terganggu, dan tidak bisa menahan silau sinar matahari atau sinar lampu. Selanjutnya penderita akan melihat selaput seperti awan di depan penglihatannya. Awan yang menutupi lensa mata tersebut akhirnya semakin merapat dan menutup seluruh bagian mata. Bila sudah sampai tahap ini, penderita akan kehilangan peng lihatannya,”jelasnya.

Menurut dia katarak bisa terjadi pada bayi. Gejala umum gangguan katarak meliputi, Penglihatan tidak jelas, seperti terdapat kabut menghalangi objek, Peka terhadap sinar atau cahaya, Dapat melihat dobel pada satu mata, Memerlukan pencahayaan yang terang untuk dapat membaca, Lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu. Katarak dapat pula terjadi pada bayi karena sang ibu terinfeksi virus pada saat hamil muda,”katanya.

Menurut dia masih ada faktor lain. Penyebab katarak lainnya meliputi Faktor keturunan. Cacat bawaan sejak lahir, Masalah kesehatan, misalnya diabetes, Penggunaan obat tertentu, khususnya steroid, Mata tanpa pelindung terkena sinar matahari dalam waktu yang cukup lama, Operasi mata sebelumnya, Trauma (kecelakaan) pada mata, Faktor-faktor lainya yang belum diketahui,”jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa sudah ada jenis oprasi mengunakan sinar laser. Pengobatan secara medis,Solusi untuk menyembuhkan penyakit katarak secara medis umumnya dengan jalan operasi. Lapisan di mata diangkat dan diganti lensa buatan (lensa intraokuler). Operasi ini cukup riskan dan tidak menjanjikan kesembuhan 100%. Baru-baru ini ditemukan teknologi canggih, yakni operasi dengan sinar laser. Semua cara pengobatan ini sangat tergantung pada kemampuan ekonomi pasien, karena operasi mata mem-butukan dana yang tidak sedikit,”jelasnya. (tribunmanado/felix tendeken)

Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Robertus_Rimawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help