Indonesian Youth Day 2016 Bakal Dibantu Arsitek Prancis

IYD 2016 baginya mendapat bantuan dari arsitek beriman dari Fides and Cooperation (Fidesco).

Indonesian Youth Day 2016 Bakal Dibantu Arsitek Prancis
TRIBUN MANADO/Dok
Uskup Manado Mgr Joseph Suwatan MSC

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - "Kembali lagi kita berkumpul hari ini untuk melihat perkembangan pelaksanaan Indonesian Youth Day (IYD) 2016. Apa yang perlu kita laksanakan? Tapi yang ini juga satu hal yang pasti bahwa Tuhan beserta kita," kata uskup Manado, Mgr. Joseph Suwatan MSC, saat rapat persiapan panitia IYD 2016 di aula pertemuan lantai bawah wisma keuskupan Manado, Sabtu (18/4/2015).

Ucapan uskup itu menjadi motivasi bagi panitia IYD yang terus bergerak maju demi kesuksesan acara. Kata-kata berikutnya pun menambah motivasi panitia yang hadir memenuhi ruangan itu.

Menurutnya ada satu hal yang sebelumnya belum pernah ia pikirkan.

Tanpa diminta seorang arsitek dari Prancis, Stanislass Adloff memasang telinganya untuk acara ini. Tanpa diminta, kata uskup, Stan ikut berpikir.

Stan, lanjut uskup, sudah mengunjungi Lotta untuk melihat lokasi pembangunan auditorium dan sudah mengambar bentuk bangunan. IYD 2016 baginya mendapat bantuan dari arsitek beriman dari Fides and Cooperation (Fidesco).

"Ini datang di sini membuat perubahan. Ia ingin mengalami kebersamaan iman orang muda," katanya.

Rencana pembangunan, kata uskup, sesuai dengan visi Indonesian Youth Day. Stan mengambil perjamuan nikah di Kana.

"Akan ada bentuk bangunan seperti tempayan-tempayan. Itu artinya tempayan berbentuk air Kristus," katanya.

Uskup mengatakan air itu akan dicedok dalam tempayan. Artinya orang muda katolik Indonesia akan digodok lewat interaksi dan live ini.

"Mereka akan diubah dari air menjadi anggur. Mereka berubah sesuai firman Tuhan untuk berjalan dengan visi Gereja," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: David_Manewus
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved