Transaksi Perdagangan Sulut 2014 Surplus USD 972,22 Juta

Sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan, Masyarakat dan Pihak Swasta diharapkan lebih optimal dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Transaksi Perdagangan Sulut 2014 Surplus USD 972,22 Juta
SHUTTERSTOCK
Transaksi dengan menggunakan mata uang asing, terlarang di pasar domestik. 

Laporan Jurnalis Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan, Masyarakat dan Pihak Swasta diharapkan lebih optimal dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, agar sektor perekonomian di Sulut dapat berjalan secara optimal, sehingga hasilnya pun bisa signifikan pada sektor jasa, penyerapan tenaga kerja, pengentasan kemiskinan, pelayanan umum, hingga peningkatan kesejahteraan rakyat dan daya saing daerah.

Hal ini terungkap dalam kegiatan workshop pengembangan potensi ekonomi daerah dalam menunjang peningkatan ekspor guna memperkuat ekonomi nasional, di ruang rapat C J Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Rabu (25/3).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Kementrian Koordinator Perekonomian RI itu, mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha diberbagai bidang serta masyarakat umum.

Sekretaris daerah Provinsi Sulut, Siswa Rahmat Mokodongan dalam sambutannya mengatakan, masyarakat dan pihak swasta merupakan mitra pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, termasuk di Sulut.

“Dengan bantuan masyarakat dan swasta, perekonomian kita lebih optimal. Hasil signifikan diperoleh dari sektor jasa, penyerapan tenaga kerja, pengentasan kemiskinan, pelayanan umum, peningkatan kesejahteraan rakyat dan daya saing daerah,” katanya.

Menurut tokoh Bolmong Raya ini bahwa berdasarkan data BPS, transaksi perdagangan Sulut selang Januari hingga November 2014 telah membukukan surplus sebesar USD 972,22 Juta.

“Hasil ini mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah yang selalu mencatat surplus perdagangan, dimana khusus untuk nilai ekspor terus meningkat setiap bulannya. Kinerja ekspor itu tetap bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan,” ungkapnya.

Untuk itu melalui workshop ini sekprov berharap agar pemprov Sulut dan Kementrian perekonomian bisa saling berbagi informasi dan saling memotivasi untuk mendorong dan menggalakkan upaya pemantapan aktivitas ekonomi daerah, khususnya sektor industri dan perdagangan serta investasi dalam kerangka pemantapan fondasi percepatan pencapaian visi pembangunan daerah.

Penulis: Susanto_Amisan
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved