TribunManado/

Dana Penataan Lahan Untuk Korban Banjir Tidak Cukup

Keinginan korban banjir kota Manando untuk segera menikmati rumah gratis yang dijanjikan pemerintah harus diurungkan sementara waktu.

Dana Penataan Lahan Untuk Korban Banjir Tidak Cukup
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Ibrahim Nelwan warga Kelurahan Komo Luar makan di depan rumahnya yang hancur karena terjangan banjir bandang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keinginan korban  banjir kota Manando untuk segera menikmati rumah gratis yang dijanjikan pemerintah harus diurungkan sementara waktu.

Proses pembangunan rumah layak huni tersebut masih akan tertunda, pasalnya rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk melakukan pematangan lahan di tanah eks HGU Kelurahan Pandu belum bisa direalisasikan di tahun ini.

Dari hasil pembahasan APBD Perubahan 2014 yang jadi sumber pendaanaan kegiatan pematangan lahan tersebut,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum memperoleh dana yang cukup, dari dana yang diajukan Rp 1,5 miliar disetujui Rp 300 juta.

Kepala BPBD Noldy Liow mengungkapkan, memang rencananya pematangan lahan tersebut membutuhkan dana Rp 1,5 miliar, itu jumlah yang diajukan, namun meski begitu program pematangan lahan bisa dijalankan bertahap.

"Karena penyaluran dana untuk pembangunan rumah korban banjir juga dilakukan bertahap oleh Pemerintah Pusat," sebut dia.

Untuk tahap awal kata dia lahan akan ditata untuk akses masuk jalan, selanjutnya akan ditata lokasi pemukimannya, kondisi saat ini karena tanah eks HGU yang lokasinya perkebunan

"Masyarakat memanfaatkan tanah itu untuk perkebunan maka masih harus ditata lagi lahannya," kata dia. (ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help