TribunManado/

Bu Menteri Pun Sampai di Garis Finish

Rute sepanjang 1.500 kilometer telah diselesaikan. Tim Kompas Jelajah Sepeda Manado-Makassar pun mengucap syukur.

Bu Menteri Pun Sampai di Garis Finish
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Peserta Kompas Jelajah Sepeda Manado-Makassar saat berada di Provinsi Gorontalo, Jumat (22/8/2014). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rute sepanjang 1.500 kilometer telah diselesaikan. Tim Kompas Jelajah Sepeda Manado-Makassar pun mengucap syukur.

Sejak bendera start dikibarkan pada 18 Agustus di Manado, tak terasa, Minggu (31/8/2014) Tim Kompas Jelajah Sepeda Manado-Makassar sudah menyelesaikan rute sepanjang 1.500 kilometer. Monumen Mandala Makassar menjadi lokasi finish.

Saat sampai di garis finish, ratusan warga Makassar menyambut dengan penuh kemeriahan mulai dari marching band, tarian gangnam style dan poco-poco dari Polwan Polresta Makassar.

Peserta pun tumpah ruah merayakan kesenangan mereka, karena telah berhasil menyelesaikan jelajah Sulawesi yang terbagi menjadi 14 etape. "Alhamdulillah sampai  juga," ujar Edi peserta dari Bandung yang kemudian mengajak salam-salaman kepada peserta lain.

Ini menurutnya merupakan pengalaman yang tidak terlupakan baginya dalam menggowes sepeda. "Yang jelas saya sangat senang," tuturnya.

Peserta lainnya, Rendy Runtuwene pun merasakan kegembiraan yang luar biasa. Ia pun berteriak sekuat-kuatnya, karena senang bisa menyelesaikan jelajah sepeda Manado- Makassar dengan selamat. "Pengalaman seperti ini tidak akan terlupakan," katanya.

Untuk itu ia merasa bahagia karena telah berhasil menyelesaikan dengan baik. "Saya senang menjadi bagian dari Kompas Jelajah Sepeda Manado-Makassar," tuturnya.

Sedangkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu yang ikut pada etape 14 mengungkapkan bangga menjadi bagian Tim Kompas Jelajah Sepeda Manado- Makassar.

Apalagi target dirinya yang sebelumnya hanya 26 kilometer pada saat Minang Bike, saat ini telah mencapai 40 kilometer dengan kecepatan rata-rata 19 kilometer per jam.

Selain itu, dengan kegiatan ini juga ikut memperkenalkan potensi-potensi daerah yang dilewatinya, seperti Kabupaten Poso dan yang lainnya yang sebenarnya memiliki kekayaan yang cukup beragam. "Apalagi terdokumentasi dengan jelas," katanya.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help