Sehat Tanpa Rokok, Miras, dan Kolesterol
Tubuh yang sehat merupakan faktor yang sangat penting bagi kehidupan. Saat tubuh tidak sehat segala aktivitas akan terganggu.
Penulis: | Editor:
Oleh: Ferdinand Ranti
Tubuh yang sehat merupakan faktor yang sangat penting bagi kehidupan. Saat tubuh tidak sehat segala aktivitas akan terganggu.
SAAT tubuh kita sehat, ssegala aktivitas dapat dikerjakan dengan lancar dan dapat menikmati hidup dengan senang hati (bahagia). Salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Dikatakan DR dr Starry H Rampengan SpJP(K), Pola hidup sehat antara lain makanan dan olahraga. Di samping makanan dan olahraga yang dapat mempengaruhi kesehatan adalah gaya hidup seseorang, misalnya suka merokok, minum minuman keras, dll. Pola hidup sehat lebih fokus kepada hal hal kesehatan, baik itu makanan, perilaku, bahkan gaya hidup yang sangat berpengaruh kepada kesehatan dan menuju hidup yang sehat baik jasmani maupun rohani.
"Jadi gaya hiduplah yang menopang pola hidup sehat, karena dengan gaya hidup yang sehat maka pengertian pola hidup sehat akan secara otomatis dilakukan. Jika gaya hidup terbiasa meminum minuman keras, merokok setiap saat, terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, sering tidur larut malam, kurang berolahraga, sehingga seperti inilah contoh hidup tidak sehat dan tentu sangat berpengaruh pada kesehatan jantung," ujar Doktor Kedokteran lulusan Cumlaude FKUI.
Dikatakannya, orang-orang zaman dahulu selalu sehat, bahkan umur mereka lebih panjang dari pada zaman sekarang, padahal mereka belum mengerti pola hidup sehat secara alami ataupun hidup yang berkualitas, tapi kenapa mereka tetap sehat sehat saja.
"Mereka tidak mengkonsumsi makanan berlemak, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol (minuman keras) serta tidak merokok. Berbeda dengan kita, kita terkadang terlalu sibuk dengan pekerjaan, tingkat stres yang tinggi, lupa waktu akan makan, selain tidak teratur makan, kita terkadang cenderung mengkonsumsi makanan berlemak, mengkonsumsi minuman beralkohol (minuman keras), insomnia, kurang berolah raga serta merokok," jelas dosen fakultas kedokteran Unsrat.
Lanjutnya, banyak diantara kita yang meninggal usia muda, baik itu terkena komplikasi penyakit, seperti serangan jantung, sakit kanker, sakit stroke, darah tinggi, dan diabetes. "Menurut data WHO 70 persen kematian masyarakat dunia akibat penyakit tersebut. Nah dari situlah kita sangat perlu melakukan sepenuhnya pola hidup sehat agar kita tetap bisa mencegah hal hal buruk dari gaya hidup buruk, yang merusak kesehatan dan hak untuk sehat," ujar lulusan spesialis jantung pembuluh darah dan konsultanintervensi Jantung.
Ayo Mulai Hidup Sehat
TIPS pola hidup sehat yang harus dilakukan agar terhindar dari berbagai penyakit seperti seperti penyakit jantung, kanker, stroke, darah tinggi, kerusakan otak, diabetes dan penyakit berbahaya lainnya yang mengancam keselamatan tubuh yang penyebabnya antara lain disebabkan oleh rokok, minuman beralkohol (keras) dan makanan berlemak.
1. Stop Merokok
Mulailah pola hidup sehat tanpa merokok. Masalah rokok tentu selalu dikaitkan dengan masalah kesehatan karena dari sebatang rokok terdapat 4.000 macam racun yang terkandung didalamnya. Racun racun yang utama adalah nikotin, tar, timah hitam, dan gas karbonmonoksida. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan.
Bisa dibayangkan, bila seorang perokok berat menghisap rata rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh. Karbon Monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel sel darah merah. Seharusnya, hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya di sisi hemoglobin. Jadilah, hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen, sementara dalam darah perokok mencapai 4 15 persen. Berlipat lipat. Tar adalah kumpulan dari beribu ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok, dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin, akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna cokelat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3 40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24 45 mg.
2. Mengatur pola makan
Kurangi makanan berlemak tinggi, seperti mentega, margarine, dan santan. Karena seperti halnya merokok, makan makanan berlemak juga akan menimbulkan berbagai penyakit yang sangat membahayakan tubuh dan mempercepat penimbunan lemak di dinding pembuluh darah. Lebih baik dapatkan asupan lemak alami dari kacang kacangan atau biji bijian. Lupakan jeroan, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Pilihlah daging tanpa lemak, daging berwarna putih, makanan berkuah bening, susu rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, dan ikan sebagai sumber protein yang baik.
Sedapat mungkin hindari bahan pangan atau bahan pengawet yang dalam jangka panjang dapat menjadi pemicu kanker. Pilih makanan atau minuman yang berwarna putih alami Gunakan pewarna dari bahan makanan misalnya warnet coklatnya dari bubuk coklat, merahnya strowbery, kuningnya kunyit, dan hijaunya daun suji. Perbanyak makan buah dan sayuran. Teknik pengolahan makanan juga mempengaruhi mutu makanan. Pilih makanan dengan metode memasak dikukus, direbus, atau ditumis dengan sedikit minyak. Perbanyak minum air putih, mineral 8 10 gelas sehari, hindari minuman beralkohol, bersoda dan minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.
3. Hindari minum minuman beralkohol (minuman keras)
Untuk diketahui, 1,8 juta kematian per tahun di seluruh dunia karena alkohol. Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. minuman keras) adalah minuman yang mengandung alkohol. Tidak semua minuman beralkohol adalah minuman keras meskipun, bir, anggur, minuman malt semuanya mengandung alkohol tetapi tidak minuman keras. Bila dikonsumsi berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan efek samping ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku.
Mereka akan sering gemetar dan jantung berdebar debar, cemas, gelisah, murung, dan banyak berhalusinasi. Organ tubuh manusia yang paling rawan akibat minuman keras adalah hati atau lever. Seseorang yang sudah terbiasa meminum minuman beralkohol, apalagi dengan takaran yang melebihi batas, setahap demi setahap kadar lemak di dalam hatinya akan meningkat. Tidak hanya bagian lever yang akan rusak atau tidak berfungsi, bagian lain seperti otak pun bisa terganggu. Efek alkohol terhadap jantung, akan menyebabkan terjadinya palpitasi/berdebar. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan pola hidup sehat, dan lakukan perubahan menuju pola hidup sehat sedikit demi sedikit, tidak perlu melakukan perubahan secara drastis. Betapa pentingnya pola hidup sehat.