• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Manado

PDI P Berpeluang Mendulang Suara Terbanyak

Selasa, 1 April 2014 14:29 WITA
PDI P Berpeluang Mendulang Suara Terbanyak
TRIBUNMANADO/RIZKY ADRIANSYAH
kader dan simpatisan PDI P saat ikut kapanye di lapangan KONI Sario Manado, Senin (31/3/2014). Hasil kajian observer khusus di Sulut, PDIP berpeluang mendulang suara terbanyak.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pertarungan meraih kursi DPRD Sulut semakin ketat. Hanya saja sesuai kajian Indonesia Observer khusus di Sulut PDI Perjuangan berpeluang mendulang kursi terbanyak. Hal ini karena sesuai survei Banteng Moncong Putih merupakan partai favorit pemilih saat ini.

Meskipun begitu, tetap ada partai lainnya seperti Golkar, Demokrat yang juga memiliki peluang sama untuk memenangkan Pemilu di Sulut. Nah, dari semua dapil pada perebutan kursi DPRD Sulut, dapil Manado dianggap memiliki persaingan yang sangat sengit.

Direktur Lembaga Indonesia Observer, Andre Mongdong mengatakan hasil tersebut merupakan penelitian yang dilakukan pada bulan lalu. "Itu data terakhir bulan Februari lalu," katanya kepada Tribun Manado, Minggu (30/3/2014).

Andre mengaku, setiap enam bulan melakukan penelitian. Karena itu sebelumnya mereka telah melakukan penelitian bulan September 2013. "Hasilnya berbeda dengan yang dilakukan pada bulan Februari," katanya.  

Secara umum PDI Perjuangan telah menjadi partai favorit yang berpeluang menang Pemilu di Kota Manado khususnya DPRD Sulut. Sedangkan Partai Demokrat bulan Februari lalu jatuh pada rangking ketiga. Namun, Februari kemarin naik persentasenya yang dengan masuk urutan dua.
Partai Demokrat September lalu mengalami penurunan karena kondisi politik yang berimbas di Sulut. Hanya bulan Agustus justru naik. Alasannya, kata Andre, disebabkan Demokrat di Sulut menempatkan calon legislatifnya yang mempunyai popularitas.

"Intinya Demokrat cerdas karena mampu merekrut dan menempatkan caleg apalagi penempatan tersebut di dapil Manado yang boleh dikatakan dapil neraka. Contoh James Karinda, Sisca Mangindaan, Joudie Watung, Ronny Eman dan lainnya yang sudah populer di mata masyarakat. Ini diperkirakan mampu mendongkrak Demokrat," ucapnya.

Untuk Golkar yang memiliki segudang pengalaman dalam berpolitik, malah meraih posisi ketiga, dibawah Demokrat. " Ketiga partai ini yang kejar mengejar suara meskipun Golkar posisinya stagnan. Jika dilihat dari persentase, pada bulan September PDIP meraih 33 persen, Golkar 13 persen sedangkan Demokrat 11 persen. Kemudian di bulan Feburuari PDIP turun menjadi 23 persen, Golkar 13 dan Demokrat 11, '' ujarnya.

Urutan selanjutnya yakni Partai Gerindra. Hanya di dapil Manado Gerindra kurang berkibar. Alasannya kata Andre, faktor caleg yang kurang begitu dikenal. Untuk partai agama, Indonesia Observer belum bisa memastikan siapa yang duduk, namun kemungkinanan mendapatkan satu kursi. Partai lainnya seperti Nasedem, Hanura dan PAN juga berpeluang memperoleh satu kursi.

Menariknya dari persentase ini masih ada 10 persen yang hingga saat ini belum menentukan pilihan. Angka tersebut pun dapat mempengaruhi pemilu nanti.
Yang perlu dicermati pada dapil Manado yakni, uang tidak mempengaruhi suara. Jadi jika caleg ingin menggunakan politik uang, sebaiknya dapat berpikir panjang. Ini menjadi catatan penting karena Manado termasuk pemilih rasional yang terbagi dalam dua kategori yaitu i idealis dan pragmatis." Khusus yang idealis tidak mengambil uang, sedangkan pragmatis mengambil uang tapi tidak memilih caleg itu karena pemilih akan memilih sesuai hati nuraninya," katanya.

Khusus di Manado pemilih idealis dan pragmatis sangat signifikan karena mencapai 81 persen. "Jadi hati-hati para Caleg yang mengandalkan uang, bisa dimiskinkan oleh pemilih," tandasnya.

Penulis: Kevrent_Sumurung
Editor: Fransiska_Noel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas