• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Manado

Prabowo Suka Orang Manado

Jumat, 21 Maret 2014 09:56 WITA
Prabowo Suka Orang Manado
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Prabowo saat tiba di lokasi kampanye di Airmadidi Lapangan Poleko, Kamis (20/3/2014). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon Presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto bak pulang kampung. Kedatangannya di Minahasa Utara mendapat sambutan ribuan kader dan simpatisan partai bernomor urut enam itu.

Dia hadir di Lapangan Poleko Airmadidi, Kamis (20/3) menjadi juru kampanye Partai Gerindra. Selain mengungkap banyak persoalan bangsa yang harus diselesaikan, dia pun menyisipkan kisahnya sebagai orang Manado dan pengalamannya bersama orang Manado.

Ia mengaku tahu banyak tentang sifat orang Manado. Di sepanjang orasi berdurasi 45 menit tersebut, Prabowo menyelipkan cerita tentang pengalamannya bersama orang Manado, baik di pasukan, maupun di partai.

"Ibu saya bermarga Sigar, Oma saya Maengkom, ibu saya cantik, dialah yang mendidik saya," kata Prabowo di awal orasi yang disambut tepuk tangan ribuan pendukungnya.

Menurutnya, orang Manado itu berani, tegas serta setia. "Orang Manado di pasukan saya dulu, paling banyak makan, namun jika perang selalu berada paling depan," kata dia.

Prabowo sangat antusias bercerita tentang kesukaannya terhadap orang-orang Manado, hingga tak peduli dengan terik siang itu, yang juga menerpa panggung tempat Prabowo membawakan orasi.

Sesekali ia berhenti untuk menyeka keringat.
Sekali waktu, ia beranjak dari podium menuju ke meja, ternyata untuk mengambil air mineral di sana.

Ia minum seteguk, kemudian melanjutkan orasinya. Kali ini dengan suara yang lebih lantang.

Dalam orasinya, Prabowo menyinggung konsep pembangunan saat ini, yang hanya menguntungkan segelintir orang.

Konsep pembangunan seperti itu, kata dia, berawal dari eksploitasi, berujung pada penjualan kekayaan alam Indonesia.

"Dampaknya, Indonesia harus mengimpor garam serta ikan, padahal lautan kita begitu luas," kata dia.

Prabowo juga menyinggung perilaku politisi saat ini, yang gemar ingkar janji, selain itu, menopengi kebusukan dengan bahasa santun.

"Banyak yang bilang santun, tapi hobi korupsi, ada pula politisi yang jam satu bilang kambing, kemudian jam empat bilang monyet," kata Prabowo dan disusul senyum.
Wajah Prabowo tiba-tiba muram, ketika menyebut Indonesia menuju negara gagal.
"Ada yang mengancam demokrasi," kata dia.

Prabowo berjanji jika terpilih akan mengusahakan kemandirian bangsa. Hal pertama yang akan ia lakukan jika jadi presiden adalah kembali ke UUD 45. "Laksanakan pasal 33," kata dia.

Kemudian, Prabowo akan menghidupkan industri nasional, dengan pilot projectnya mobil.
"Lalu ponsel, serta televisi, masa Korea bisa, Malaysia bisa, kita tidak bisa?," kata dia.Menutup orasi tersebut, Prabowo berpantun.
"Boleh curi asal santun, ingkar janji asal santun, itu watak politik saat ini," kata Prabowo tak meneruskan sajak itu.

Hadir dalam Kampanye tersebut Ketua DPD Gerindra Sulut Gleny Kairupan, Ketua PIRA Minut, Vonny Panambunan, Ketua DPC Gerindra Minut Herry Tombeng serta para caleg. Sore harinya, Prabowo menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakan di Lapangan Megamas Manado.

Pada kesempatan itu, dia secara gamblang megungkapkan ucapan terima kasihnya kepada seluruh jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GpdI) yang telah memberikan dukungan.

"Terima kasih atas dukungan, kepercayaan dan doronganmu semua. Terima kasih undangannya juga. Terima kasih juga atas pernyataan dukungan dari persekutuan gereja-gereja Pantekosta dari seluruh Indonesia yang menyatakan mendukung saya sebagai Presiden RI," katanya.

Pernyataan dukungan itu, sangat dihargai Prabowo. Dia pun sangat terharu karena dukungan tersebut. "Semoga saya diberikan kekuatan untuk menjalankan tugas untuk seluruh rakyat negara Indonesia. Agar saya tak mengecewakan," katanya. (art/kev)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
759684 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas