Jumat, 30 Januari 2015

Pemprov Jatim dan TNI Rehabilitasi Rumah Korban Kelud

Sabtu, 22 Februari 2014 23:18 WITA

Pemprov Jatim dan TNI Rehabilitasi Rumah Korban Kelud
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
Lahar hujan menerjang sekitar Desa Pandansari, Ngantang, Malang, Jawa Timur, 18 Februari 2014. Menurut BMKG, banjir lahar hujan ini mengalirkan 105 juta meter kubik material Gunung Kelud yang mengancam 28 desa di Kabupaten Blitar dan 6 desa di Kabupaten Kediri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama dengan jajaran TNI merehabilitasi bangunan rumah bagi korban erupsi gunung kelud dengan target penyelesaian selama dua pekan atau sebelum tanggal 9 Maret 2014.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di Surabaya, Sabtu, mengatakan, rumah yang akan direhabilitasi nantinya ada di 3 kabupaten dan satu kota yang terkena dampak erupsi gunung kelud.

"Lokasi yang akan direhabilitasi tersebut masing-masing berada di Kabupaten Kediri, Kabupataen Blitar, Kabupaten Malang dan Kota Batu," katanya.

Ia mengemukakan, nantinya akan ada sebanyak 5.987 personel TNI dan Polri yang akan membantu rehabilitasi maisng-masing dari TNI sebanyak 4 ribu personel dan polisi sejumlah 1.987 personel.

"Jumlah keseluruhan rumah warga korban letusan Gunung Kelud yang akan diperbaiki mencapai 8.595 rumah, di antaranya 2207 rusak ringan, 2093 rusak sedang, dan 4295 rusak berat," katanya.

Ia mengatakan, untuk proses perbaikan rumah akan dilakukan dengan melihat dinamika di lapangan seperti jika tidak ada genteng atau sulit mendapatkan genteng akan digunakan asbes.

"Tapi kalau masih ada genteng yang bisa digunakan yang digabung dari genteng yang tidak rusak untuk dijadikan atap sementara," kata dia.

Halaman123
Editor: Dion_Putra
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas