• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Manado

Sejarah Resto Ria Rio Kalasey hingga Sukses

Sabtu, 30 November 2013 18:29 WITA
Sejarah Resto Ria Rio Kalasey hingga Sukses
Alexander Pattiranie/tribun manado
Glenn Tan, pemilik Restoran Ria Rio bersama tamu saat HUT ke-12 Restoran Ria Rio Kalasey 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sukses yang diraih Restoran Ria Rio Kalasey telah melalui proses yang panjang, itulah yang dikisahkan Glenn Tan, Pemilik restoran yang terletak di pinggiran Pantai Kalasey ini.

GLENN menuturkan melalui rilis ke Tribun Manado, Jumat (29/11), bahwa Rumah Makan Ria Rio Kalasey ini pertama kali didirikan oleh pasangan suami istri Ernst Neghe (almarhum) dan Theresia yang merupakan anggota Orari dengan call sign Ria dan Rio. Saat itu Ernst dikenal sebagai Ko' Tiong, merupakan Kepala Cabang Bank Pelita di Pasar 45.

Saat terjadi krisis ekonomi dan diketatkannya regulasi perbankan, maka Bank Pelita juga mengalami likuidasi sehingga fokus ekonomi keluarga saat itu bertumpu pada rumah makan ini. sekitar tahun 2000 ada tawaran dari Sonny Weku dan Tin Merry Wijaya yang merupakan kerabat dekat mereka untuk mengembangkan rumah makan ini menjadi restoran.

Gayung pun bersambut maka persiapan diadakan. Konsultan bisnis Sonny Weku, yakni Glenn GT dihadirkan untuk menyiapkan dari survey, study kelayakan, design arsitektur dan interior, sistem, menu, rekrut dan training Sumber Daya Manusia, promotion dan lain-lain.
Setelah perencanaan matang, fase pelaksanaan dilakukan, maka tim dilengkapi, sahabat sekaligus rekanan Sonny Weku, yaitu Hadi Soesanto didatangkan untuk koordinasi proyek.

Selanjutnya dibentuk tim rekrut dan trainingpun dilakukan hingga puncaknya dilakukan grand opening.
Pada Januari 2002, Restoran Ria Rio Kalasey mulai beroperasi dan sesuai dengan perencanaan dan memimpin dunia kuliner Sulut saat itu.
Selanjutnya pengelolaan dilakukan oleh Ernst neghe dan Theresia  antara tahun 2002-2007, restoran ini mengalami kejayaan. Namun, pesaing pun tumbuh sehingga tahun 2008 mengalami masa suram.

Awal tahun 2009, Sonny Weku dan Tin Merry memegang penuh kepemilikan Restoran Ria Rio Kalasey termasuk logo dan merek  Ria Rio menjadi hak penuh keduanya.

Akhir tahun 2009 Glenn GT (konsultan) diminta menangani operasional in charge. Memasuki tahun 2010 Ria Rio menghadapi masalah reklamasi, seiring dengan itu pemilik, Sonny Weku disibukan hal lain.

Pada 4 januari 2011 dilakukan hibah kepemilikan kepada tiga personel yaitu Hadi Soesanto, Glenn GT dan Rosmiati (karyawan senior dari bisnis Sonny Weku di Jakarta) tim manajemen ini terus berjalan hingga saat ini di Pantai Kalasey.(ferdinand)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Aswin_Lumintang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
570744 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas