• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Manado

Kawanan Ninja Beraksi di Bitung Satu Orang Tewas Dua Terluka

Senin, 11 November 2013 10:23 WITA
Kawanan Ninja Beraksi di Bitung Satu Orang Tewas Dua Terluka
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi.

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG- Aksi  brutal sekelompok orang ala ninja terjadi di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Kali ini aksi membabi-buta yang mereka lancarkan  mengakibatkan satu orang meregang nyawa karena luka sabetan parang di bagian kepala dan dua korban lainnya terluka.

Peristiwa pilu itu terjadi  Minggu (10/11) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita di dekat salah satu warung dan pangkalan ojek yang berada di RT 4 Lingkungan 2 Kelurahan Manembo-nembo Bitung. Aksi kawanan ninja menyebabkan Salim Tampilang (38)  meninggal dunia.

Sebelum kejadian, Salim yang sehari-hari bekerja sebagai buruh salah satu perusahaan di Bitung  hendak membeli rokok di warung milik Amado Dali, yang tak lain adalah ketua RT setempat. Rumah Salim  berada tepat di belakang warung milik Amado. Belum sempat Salim tiba di warung yang hendak dituju, datang secara tiba-tiba delapan orang menggunakan penutup wajah dan masing-masing membawa senjata tajam berupa samurai dan parang. Satu di antara kelompok itu  langsung menebaskan samurai yang dibawanya ke arah Salim.

Salim tidak bisa berbuat apa-apa. Alhasil tebasan samurai mengakibatkan luka menganga di bagian tengah kepala bagian depan korban, satu luka tusukan di perut mengarah ke dada serta dua jari korban putus kena tebasan samurai. Dalam kondisi terluka parah Salim  berlari ke dalam warung dan sempat berteriak minta tolong. Amado Dali,  si pemilik warung mendengar teriakan itu dan mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah. Saat Amado hendak menolong korban, pelaku berusaha masuk ke dalam warung dan hendak melayangkan tebasan samurainya ke arah Salim sekali lagi, akan tetapi tebasannya meleset dan mengenai pintu. "Saat itu saya ambil besi untuk mencoba memukul pelaku, tetapi mereka kemudian melarikan diri," tutur Amado kepada wartawan, Minggu (10/11).

Setelah pelaku melarikan diri, Amado dibantu warga lain coba menolong korban dengan membawanya ke RSUD Manembo-nembo Bitung.  "Kami bawa ke rumah sakit tapi sampai di rumah sakit korban  meninggal dunia," ujar Amado.

Jenazah Salim  langsung dikebumikan pihak keluarga di pemakamam Kelurahan Manembo-nembo Bitung, Minggu (10/11) siang.

Berita selengkapnya baca Koran Tribun Manado Edisi Senin (11/11/2013)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Andrew_Pattymahu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas