• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribun Manado

dr Ayu Sasiary Terpidana Malpraktik Ditangkap di Balikpapan

Sabtu, 9 November 2013 01:01 WITA

Laporan Wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- dr Dewa Ayu Sasiary Prawan (38), satu diantara terpidana kasus malpraktik yang diputuskan bersalah oleh Mahkamah Agung dengan putusan 10 bulan penjara dan sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Negeri Manado (Kejari) Manado, akhirnya tertangkap.

Dia diciduk di tempat praktiknya di Rumah Sakit Ibu dan Anak Permata Hati, Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) oleh tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejari Manado, Jumat (8/11). Penangkapan tersebut pun dilakukan sekitar pukul 11.04 Wita.

Informasi yang diterima, penangkapan tersebut berawal ketika 2 orang dari tim dari Kejari Manado yang dibentuk oleh Kepala Kejari Manado mendapatkan informasi dari agen Kejagung bahwa dr Ayu bekerja di RS tersebut. Tim dari Kejari Manado itu pun kemudian berangkat menuju Balikpapan sekitar pukul 06.00 Wita dengan menggunakan pesawat Garuda.

Tim pun tiba di Balikpapan sekitar pukul 07.30 dan kemudian melakukan penangkapan terhadap dr Ayu. Pada saat penangkapan, Ayu pun tak melawan. Dia pun dibawa ke Manado dengan pesawat Garuda dan tiba di Manado sekitar pukul 19.30 Wita.

Selain Ayu, sebenarnya masih ada dua dokter lagi yang masih dalam pencarian. Kedua dokter yang juga ditetapkan DPO itu masing-masing Hendi Siagian dan Hendry Simanjuntak. Ketiga dokter tersebut pun dipidanakan karena terbukti melakukan malpraktik yang korbannya adalah Fransiska Makatey.

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2010. Tiga dokter tersebut, dinyatakan bersalah melakukan malpraktik terhadap korban Julia Fransiska Makatey saat melakukan operasi cito secsio sesaria hingga korban tewas di RSUP Prof Kandou. Awalnya pada sidang di pengadilan negeri manado, ketiga dokter tersebut dinyatakan tidak bersalah.

Jaksa yang tak puas dengan putusan hakim yang waktu itu dipimpin oleh Pardede SH, melakukan kasasi ke MA dan kemudian hasilnya dinyatakan bersalah dan dihukum penjara 10 bulan. Ketiga dokter tersebut kemudian mengajukan Peninjauan Kembali atau PK. Namun karena adanya surat MA, maka PK tidak menunda eksekusi.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Manado, Hotma Hutajulu yang ikut melakukan penjemputan terhadap dr Ayu, membenarkan penangkapan tersebut. Kata dia, saat ini terpidana tersebut sudah dititipkan di Rutan Malendeng.
"Yang dua dokter lain sementara dalam pencarian," tandasnya

Penulis: Kevrent_Sumurung
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas