• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Manado

Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional Meriah

Selasa, 15 Oktober 2013 23:29 WITA
Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional Meriah
istimewa
Terima Penghargaan saat Hari Aksara ke-48 di Jakarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pada tanggal 11 Oktober 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional yang ke-48 dengan tema " Keaksaraan Abad 21 Membangun Karakter dan Keunggulan Bangsa" dan subtema "Melalui Peringatan Hari Aksara Internasional Yang Ke-48, Kita Tingkatkan Keberaksaraan Masyarakat Untuk Membangun Karakter dan Keunggulan Bangsa".

Adapun acara Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional yang ke-48 ini diselenggarakan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia  dalam bentuk rangkaian kegiatan yang dibagi menjadi tiga kategori besar, yaitu : Lomba dan Pemberian Penghargaan, Kegiatan Internasional dan Kegiatan Puncak. Salah satu kegiatan dalam kategori Lomba dan Pemberian Penghargaan adalah Lomba Publikasi bagi Wartawan/Umum Tentang Keaksaraan yang mana, salah satu publikasi dalam Koran Tribun Manado menjadi Pemenang Harapan 2.

Artikel yang menjadi salah satu pemenang tersebut berjudul "Makmur Secara Merata" dan ditulis oleh Ivana The,SE.MM, Direktur Intelektual Muda (ILMU) Sulawesi Utara Bidang Marketing di Tajuk Tamu Tribun Manado sebagai bentuk kerja sama ILMU Sulut dan Tribun Manado. Sementara itu, sebagai salah satu kegiatan dalam kategori kegiatan internasional adalah Peluncuran Laporan Global Pendidikan dan Pembelajaran Orang Dewasa 2 pada tanggal 20 September 2013 oleh UNESCO Institute for Lifelong Learning (UIL).

Dan, sebagai salah satu kegiatan dalam Kegiatan Puncak adalah Festival Peningkatan Budaya Baca Melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) serta Pameran Unjuk Karya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Rumah Pintar, Sanggar Kegiatan Belajar, Mitra PAUDNI lain dan BPPAUDNI serta P2PAUDNI.

Pada tanggal 11 Oktober tersebut, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengunjungi berbagai stand TBM, PKBM maupun Rumah Pintar dalam pameran di depan Gedung A Kementerian dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas mereka. Adalah sebuah hal yang membanggakan bahwa Sulawesi Utara juga memiliki perwakilan dalam pameran tersebut, yaitu : Taman Bacaan Masyarakat (TBM) "Mitra" di Kabupaten Minahasa yang diketuai oleh Ibu Sherly Marhaeni Sorongan.

Dalam pernyataannya, Ibu Sherly menyebutkan tujuan TBM-nya yaitu untuk meningkatkan minat baca masyarakat serta ketrampilan membaca dan menulis bagi warga.

Untuk mendorong mengurangi jumlah buta aksara yang ada, TBM Mitra mengajarkan ketrampilan dalam membuat kue lalu kemudian meminta pesertanya belajar menulis nama kue serta bahan-bahan resep dan bahkan menghitung takaran bahan yang diperlukan Dengan cara tersebut, warga yang buta aksara tidak perlu merasa rendah diri saat akan belajar membaca, menulis maupun berhitung.

Selain hal tersebut, untuk meningkatkan minat baca, TBM Mitra juga melaksanakan lomba-lomba seperti lomba meringkas cerita yang ada di buku.

Dalam laporan Direktur Jenderal PAUDNI (Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal), Prof. Dr.Lydia Freyani Hawadi, Psikolog, disebutkan bahwa hingga bulan Oktober tahun 2013, angka niraksara orang dewasa telah berhasil diturunkan hingga tinggal 4,21% atau tersisa sekitar 6,4 juta orang. Hal ini merupakan prestasi tersendiri bagi Indonesia karena berhasil melampaui target

 Pendidikan Untuk Semua (PUS) yaitu menyetengahkan jumlah penduduk niraksara pada tahun 2015 dan mengurangi disparitas gender. Menurut data dari UNESCO Institute for Statistics (UIS), masih terdapat 774 juta orang dewasa yang tidak bisa membaca maupun menulis yang mana, presentasi Indonesia kurang dari 1% angka tersebut.

Setelah penyampaian tersebut, dilanjutkan dengan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang diwakili oleh Wakil Menteri Pendidikan dan kebudayaan Bidang Kebudayaan, Prof. Wiendu Nuryati,PhD. Acara berlangsung meriah dengan adanya tari-tarian daerah dan kemudian dilanjutkan dengan talkshow khusus sehubungan dengan PAUDNI.

Penulis: Aswin_Lumintang
Editor: Aswin_Lumintang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
500534 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas