• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Manado

Melaksanakan Kurban, Mencontoh Keimanan Nabi Ibrahim AS

Minggu, 13 Oktober 2013 22:54 WITA
Melaksanakan Kurban, Mencontoh Keimanan Nabi Ibrahim AS
DAVINANEWS
Ilustrasi.

Oleh: Ketua MUI Sulut Fauzi Nurani

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Idul Adha yang akan dirayakan umat muslim di seluruh dunia tepat pada 10 Dzjulhijah 1434 Hijriah. Banyak pelajaran yang dapat diterima oleh umat Islam jika menjalankannya dengan baik.

Hari Raya Kurban dirayakan untuk mengenang ketagwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS kepada Allah SWT, yang begitu besar. Sehingga Allah SWT memberikan ganjaran yang begitu besar terhadap keimanannya. Dengan memberikan domba yang besar dan sehat.

Ketika itu Nabi Ibrahim AS diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya melalui mimpi. Ketika itu, Nabi Ibrahim lalu menanyakannya kepada Nabi Ismail AS mengenai perintah tersebut. Karena keimanan ayah dan anak tersebut akhirnya perintah tersebut dilaksanakan, meskipun setan yang terkutuk berusaha menggagalkan perintah tersebut dengan berbagai cara. Namun Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah Allah SWT.

Karena keimanannya yang begitu besar ketika akan menyembelih anaknya, Allah SWT menggantinya dengan domba yang besar.

Keimanan Nabi Ibrahim pun diteruskan hingga Nabi Muhammad SAW. Umat muslim saat ini melaksanakan kurban bagi mereka yang mampu untuk dibagikan kepada mereka yang berhak mendapatkanya. Namun dalam melaksanakannya tidak hanya sekedar hewan kurban saja, melainkan harus memenuhi syarat yang harus dipenuhi seperti berumur lebih dari 2 tahun, sehat dan harus yang jantan.

Kemudian hewan kurban tersebut dibagikan kepada mereka yang berhak, yaitu mereka yang miskin, hidup sederhana dan mereka yang kurban pun berhak mendapatkan 1/3 dari hewan yang dikurbankan.

Hari raya kurban bukan semata-mata hanya menyembelih hewan seperti kambing, sapi, kerbau maupun domba melainkan bagaimana meningkatkan iman kepada Allah SWT sebagai maha pengasih lagi maha penyayang. Dengan mencontoh Nabi Ibrahim SWT. Sebab saat kurban banyak nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya seperti nilai keimanan, sosial serta lainnya.

Dengan kurban mereka yang kurang beruntung jika sebelumya rtidak pernah merasaka lezatnya daging hewan, denganadanya qurban mereka bisa merasakannya. Oleh karena itu umat muslim harus benar-benar menjalankan dengan baik Idul Adha dengan meresepinya, sebab banyak pelajaran yang terkandung di dalamnya.

Penulis: Herviansyah
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
498133 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas