Sabtu, 22 November 2014
Tribun Manado

4 Kabupaten dan Kota di Banten Dikuasai Dinasti Ratu Atut

Rabu, 9 Oktober 2013 15:50 WITA

4 Kabupaten dan Kota di Banten Dikuasai Dinasti Ratu Atut
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (tengah) saat acara round table nasional di Kantor Gubernur Provinsi Sulsel, Makassar, Jumat (15/3/2013). Acara yang bertemakan Optimalisasi Pertanian dan Perikanan Menuju Asean Economic Community 2015 ini dihadiri langsung beberapa gubernur, yaitu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Gubernur Papua Barat, Abraham Octavianus, dan Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Propinsi Banten memiliki delapan kabupaten dan kota yang tersebar mulai dari ujung Cilegon hingga Tangerang Selatan. Dari delapan daerah itu, setengahnya 'dikuasai' oleh keluarga Ratu Atut Chosiyah, sang Gubernur Banten.

Catatan yang dihimpun Kamis (9/10/2013), Ratu Atut dilantik sebagai Gubernur Banten pada 11 Januari 2007 menggantikan gubernur sebelumnya yang diduga korupsi, Djoko Munandar.

Setelah Atut dilantik menjadi orang nomor 1 di Banten, satu persatu keluarganya menduduki jabatan di pemerintah melalui Pemilu kada baik di Kabupaten maupun Kota Banten. Menarik, Atut berhasil melantik keluarganya di 4 Kabupaten/Kota.

Pertama adalah Adik Atut, Ratu Tatu Chasanah yang dilantik Atut pada 28 Juli 2010 sebagai Wakil Bupati Serang. Ratu Tatu dilantik bersama Bupati Ahmad Taufik Nuriman untuk periode 2010 -2015.

Kedua, ada ibu tiri Atut, Heryani yang dilantik sebagai Wakil Bupati Pandeglang pada 10 Maret 2011. Heryani dilantik bersama Erwan Kurtubi menjadi bupati dan wakil bupati Pandeglang periode 2011-2016.

Ketiga, ada adik Atut Tubagus Khaerul Jaman, yang menjabat Walikota Serang. Jaman dilantik Atut pada 25 Maret 2011 lalu menggantikan posisi walikota sebelumnya yang meninggal dunia.

Khusus Jaman, dalam Pemilukada Kota Serang yang digelar 5 September lalu, ia kembali maju berpasangan dengan Sulhi Choir. Namun hasil Pilwakot itu digugat ke MK oleh lawannya, sehingga sekarang masih menunggu putusan MK.

Keempat adalah adik ipar Atut, Airin Rachmi Diany yang dilantik menjadi Walikota Tangerang Selatan pada 20 April 2011. Istri Tubagus Chairi Wardana itu dilantik oleh Atut untuk menjabat periode 2011-2016 bersama wakilnya Benyamin Davnie.

Dengan menguasai 4 kabupaten kota di Banten, maka hanya ada setengahnya pemerintahan yang dipegang oleh tokoh selain keluarga Atut. Yaitu Kab. Lebak, Kab. Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang.

Namun, belakangan dinasti politik Atut ini mulai goyang menyusul penetapan tersangka Tubagus Chairi Wardana alias Wawan yang disebut sebagai 'tangan kanan' ayah Atut almarhum Chasan Cohib oleh KPK.

Selain Wawan, KPK juga mencekal Ratu Atut ke luar negeri untuk dimintai keterangan perkara suap adiknya dalam Pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi itu. (det)

Editor: Dion_Putra

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas